Follow our news chanel

Idul Adha 1440 H, penerimaan hewan kurban di Jayawijaya meningkat

Idul Adha 1440 H, penerimaan hewan kurban di Jayawijaya meningkat 1 i Papua
Pelaksanaan salat Idul Adha 1440 H di halaman Masjid Baiturrahman Wamena-Jubi/Islami

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Wamena, Jubi – – Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Jayawijaya mencatat, penerimaan hewan kurban di hari raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1440 Hijriyah tahun 2019 meningkat dari tahun sebelumnya.

Dari daftar sementara PHBI Jayawijaya, tercatat penerimaan hewan kurban untuk sapi sebanyak 69 ekor, satu ekor sapi dan 32 ekor kambing.

“”Berdasarkan data tersebut, tahun ini terjadi peningkatan untuk hewan kurban sapi naik 32 persen, dan yang lebih mencenangkan untuk hewan kambing yang tahun lalu 13 ekor tahun ini 32 ekor terjadi peningkatan 146 persen,”” kata ketua PHBI Jayawijaya, Soltan Takdir dalam laporannya sebelum pelaksanaan salat Idul Adha di halaman Masjid Baiturrahman Wamena, Minggu (11/8/2019).

PHBI Jayawijaya tetap menerima hewan kurban hingga 13 Dzulhijjah 1440 H atau 14 Agustus 2019 nanti. ”Penyaluran hewan kurban, kita distribusi di dalam dan pinggiran kota pada 13 titik pelaksanaan salat Idul Adha, yang dimulai hari ini hingga besok, dimana akan diutamakan untuk penyaluran di pinggitan kota,”” katanya.

Ia menjelaskan, penyaluran pemotongan hewan kurban ini khusus untuk di pinggiran kota ada delapan titik, mulai dari Megapura hingga ada permintaan di Kurima, Yahukimo bahkan ada informasi juga dari Bokondini, Tolikara juga akan didistribusikan.
“

Rangkaian Idul Adha kali ini juga, akan dilaksanakan khitanan massal terhadap 100 anak di Jayawijaya yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Jayawijaya dan pemerhati kesehatan lainnya.

Loading...
;

Pelaksanaan salat Idul Adha di halaman Masjid Baiturrahman Wamena dipimpin imam Ustadz Ahmad Mufid dan khotib Ustadz Ismail Suardi Wekke yang merupakan dosen di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIN) Sorong, Papua Barat.

Dalam ceramahnya, Ustadz Ismail Suardi Wekke menyebutkan kurban menjadi rangkaian ritual salat Idul Adha, dimana hal itu menunjukan bahwa sebuah ibadah yang berhubungan dengan Allah SWT (Hablum minallah)  yang kesempurnaannya jika diteruskan dengan Hablum minannas (hubungan sesama manusia).
“

”Pesan inti yang terkandung dalam syariat kurban di antaranya kesediaan untuk mengorbankan apa yang kita cintai, namun yang menjadi penilaian bagi Allah SWT adalah kualitas taqwa yang dihasilkan dari ibadah qurban itu sendiri,”” katanya.

Dengan demikian, kata Ustad Ismail Wekke, ibadah kurban merupakan cerminan iman dan taqwa kepada Allah SWT.

Sedangkan pengorbanan dalam konteks kehidupan saat ini adalah bagaimana berupaya tidak mendapatkan kesenangan sesaat hanya karena kepentingan diri sendiri, tetapi terus memperjuangkan kepentingan umat umat Islam begitu pula kepentingan bangsa dan negara. (*)

Editor: Syam Terrajana

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top