Follow our news chanel

Imbas rusuh di Wouma, masyarakat tuntut polisi tangkap pelaku

Imbas rusuh di Wouma, masyarakat tuntut polisi tangkap pelaku 1 i Papua
Aksi demo damai sejumlah paguyuban di Jayawijaya di halaman Polres-Jubi/Islami

Wamena, Jubi – Kerusuhan yang terjadi di Pasar Misi, Distrik Wouma, Jayawijaya pada Rabu (24/4/2019) sore, menelan korban jiwa seorang warga asal Sumatera Utara.

Keesokn harinya,Kamis (25/4/2019), ratusan masyarakat menggelar aksi damai di Polres Jayawijaya, Masyarakat yang tergabung dalam paguyuban nusantara dan sejumlah tokoh itu, menuntut kepolisian mengungkap pelaku pembunuhan yang terjadi di Wouma.

Sekretaris Kerukunan Keluarga Batak Kabupaten Jayawijaya, Walden Hood Sinaga meminta kepolisian dapat mengusut tuntas kasus pembunuhan yang menimpa warga dari Sumatera Utara.

“Selama ini keamanan di Jayawijaya sudah mulai kondusif, hanya saja masih banyak penjual minuman oplosan, bahkan mereka sudah mulai bergeser ke pinggiran kota hingga terjadi peristiwa seperti ini,” katanya.

Ketua Paguyuban Nusantara Jayawijaya, Adolf Beay meminta kepolisian bersama pemerintah dan pihak keamanan lainnya agar terus melakukan operasi atau sweeping minuman beralkohol di Jayawijaya, seperti yang selama ini dilakukan.

“Kami juga minta pelaku harus ditangkap, karena persoalan di Wouma kemarin itu akar persoalannya karena minuman beralkohol, kami harap razia baik miras maupun senjata tajam yang selama ini sudah dilakukan terus ditingkatkan,” kata Beay.

Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua yang hadir menerima aspirasi itu mengatakan kejadian-kejadian kekerasan selama ini, memang akar masalahnya ialah minuman beralkohol.

Loading...
;

Untuk itu ia juga meminta kepada seluruh paguyuban yang ada di Jayawijaya agar juga mengawasi setiap warganya jika ada yang memproduksi minuman keras dapat segera diberi tindakan.

“Pemerintah daerah menyampaikan duka yang mendalam. Ke depan kami bersama seluruh Forkopimda akan berupaya membuat suatu aturan tentang peredaran Miras ini sehingga memberikan efek jera dengan mempidanakan setiap produsennya,”kata Banua.

Untuk memastikan keamanan di Wouma yang selama ini memang dikenal rawan, Pemda akan membangun pos-pos aparat gabungan di Wouma, Sinakma dan Pikhe.

“Mulai hari ini pemerintah bersama kepolisian dan TNI akan menyentuh daerah­-daerah yang selama ini sulit tersentuh seperti di Wouma dengan menempatkan personel keamanan untuk memberikan keamanan bagi masyarakat yang ada di Wouma, Sinakma dan juga Pikhe karena memang masyarakat yang ada di sana merasa tidak nyaman,” katanya.

Kapolres Jayawijaya, AKBP Tonny Ananda Swadaya mengaku akan menindak tegas pelaku kerusuhan yang terjadi di Wouma dan mencari pelaku pembunuhan di Wouma.

“Saya juga minta dukungan masyarakat semua dalam kami menjalankan penindakan, kami akan ungkap kasus ini, sehingga membutuhkan informasi dari masyarakat,” ujar Kapolres.

Ia juga menyebutkan jika akan melakukan tindakan tegas terukur bagi setiap yang berbuat anarkis, apalagi saat ini masih dalam situasi Pemilu.

“Kami sudah melakukan sweeping Miras maupun lainnya, namun kenyataannya masih ada juga yang beredar bahkan sekarang mereka bermain di pinggiran kota, kami akan terus awasi dan tindak hal ini,” ujarnya. (*)

Editor: Syam Terrajana

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top