HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Imigrasi Jayapura perketat pengawasan di pintu perbatasan RI-PNG

Pos Lintas Batas Negara RI-PNG - Dok. Jubi
Pos Lintas Batas Negara RI-PNG – Dok. Jubi

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jayapura menyatakan akan lebih memperketat pengawasan di pintu perbatasan RI-PNG yang ada Skouw-Wutung, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua meskipun sejak Januari 2020 telah ditutup secara sepihak oleh Pemerintah Papua Nugini.

Kepala Imigrasi Kelas I Jayapura, Gatut Setiawan, mengatakan tugas Imigrasi sesuai yang telah diamanatkan di dalam pasal 1 angka 1 Undang-undang Nomor 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian.

“Dalam amanat sudah jelas disebutkan bahwa Keimigrasian adalah hal ikhwal lalu lintas orang yang masuk atau keluar wilayah Indonesia serta pengawasannya dalam rangka menjaga tegaknya kedaulatan negara,” kata Gatut di Jayapura, Rabu (18/3/2020).

Dalam hal pengawasan, tegas ia, pihaknya tidak pernah main-main apalagi sampai bertindak diskriminatif. Meskipun berdasarkan laporan pernah terjadi adanya lima orang yang ingin masuk ke wilayah PNG, yang mana tiga orang adalah Warga Negera Asing asal Malaysia dan India, dan dua orang lagi WNI, namun yang diperboleh masuk hanya warga asing saja.

“Ini yang kami tidak ingin terjadi di wilayah Indonesia. Makanya kami akan lebih perketat pengawasan di wilayah perbatasan RI-PNG. Saya sudah perintahkan, ada yang masuk dari sebelah (PNG) tolak langsung,”.

“Kita harus tegas, berani, peduli berdasarkan peraturan. Kuncinya hanya itu, kalau tidak kita akan jadi bulan-bulanan,” ujarnya.

Loading...
;

Sebelumnya,ย Biro Perbatasan dan Kerjasama Luar Negeri (BPKLN) Provinsi Papua minta semua pihak patuh dan menghargai keputusan Pemerintah PNG untuk menutup semua pintu Pos lintas batas, meskipun akan ada kerugian yang akan dialami kedua negara (RI-PNG).

Kepala BPKLN Provinsi Papua, Suzana Dewijana Wanggai, mengatakan alasan pemerintah PNG untuk menutup semua pintu lintas batas adalah demi keamanan negara, agar tidak terdampak wabah corona.

“Ini merupakan hak pemerintah PNG demi keamanan negara. Untuk itu, kebijakan ini harus diikuti dan dihargai oleh pemerintah Indonesia maupun Papua. Muda-mudahan wabah Corono ini bisa segera teratasi sehingga bia dibuka kembali,” kata Suzana. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa