HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Imigrasi mendukung kebijakan pelarangan WNA berkunjung ke Papua

Ilustrasi virus korona penyebab COVID-19. - pixabay.com
Foto ilustrasi, virus Corona. – pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi โ€“ Kantor Imigrasi Kelas I Jayapura menyatakan siap mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi Papua yang akan melarang warga negara asing atau WNA berkunjung ke Papua, demi mencegah virus Corona masuk ke Papua. Hal itu disampaikan ย Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Jayapura, Gatut Setiawan di Jayapura, Jumat (6/3/2020).

Gatut menyatakan pihaknya berwenang untuk melarang WNA memasuki wilayah tertentu di Indonesi. Akan tetapi kebijakan pelarangan WNA memasuki wilayah tertentu itu tidak dijalankan secara sewenang-wenang.

“Ada perangkat undang-undang untuk melakukan pembatasan [pergerakan] orang asing, khususnya yang terpapar virus yang membahayakan. Hal ini diperkuat dengan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 7 tahun 2020. Kami akan mendukung semua kebijakan dari pemerintah daerah, termasuk pelarangan WNA masuk ke Papua,” kata Gatut.

Dalam penanganan wabah seperti Corona, Gatut menyatakan setiap negara dapat memberlakukan kebijakan pembatasan kunjungan WNA. Jika pembatasan diberlakukan, setiap WNA yang akan berpergian dari negara asalnya harus memiliki sertifikat bebas penyakit dari pemangku kepentingan urusan kesehatan di negaranya. Setelah itu, barulah WNA itu boleh melakukan perjalanan dari negara asalnya menuju negara tujuan.

“Sesampainya WNA di negara tujuan, pemangku kepentingan urusan kesehatan setempat, misalnya kita di Indonesia wajib meminta sertifikat itu. Kalau yang bersangkutan tidak memiliki sertifikat tersebut, maka kami, (Imigrasi) berhak mendeportasikan yang bersangkutan kembali ke negara asalnya,” jelasnya.

Gatut menambahkan dalam pencegahan dini epidemi Corona, setiap WNA yang memasuki Indonesia diwajibkan untuk memasuki ruang isolasi selama 14 hari. Proses isolasi itu diberlakukan untuk memastikan WNA itu bebas segala penyakit.

Loading...
;

Secara terpisah, pelaku industri pariwisata di Papua, Andre Liem dari Papua Tour Guide mengaku bingung dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Papua membatasi kedatangan WNI ke Papua, dan melarang WNA masuk ke Papua. Apalagi Papua akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional atau PON XX Papua 2020.

“Papua kan bukan merupakan pintu utama. Apalagi ke depan Papua akan ada acara besar dan festival. Jadi saya pribadi menganggap keputusan itu terlalu gegabah. Nanti orang mau datang ikut PON jadi takut,” kata Andre.

Andre mengingatkan, turis mancanegara memiliki kontribusi besar terhadap industri pariwisata di Papua. ย “Kita sudah bekerja bertahun-tahun dengan WNA dan kontribusinya sudah banyak. Jadi jangan hanya karena PON akhirnya mau membatalkan kami punya kegiatan yang lebitkan warga negara asing,” kata Andre. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa