Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Infeksi korona pada penderita hipertensi dan diabetes berisiko tinggi

Papua, Corona
Foto ilustrasi. - pixabay.com
Infeksi korona pada penderita hipertensi dan diabetes berisiko tinggi 1 i Papua
Foto ilustrasi. – pixabay.comcorona

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Yogyakarta, Jubi – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Jakarta mengonfirmasi ada 316 kasus baru positif korona pada Senin (13/4/2020). Dengan tambahan itu, jumlah kasus positif korona di Indonesia telah mencapai 4.557 kasus. Jumlah orang yang meninggal bertambah menjadi 399 orang, sebagian terjadi pada orang lanjut usia yang memiliki penyakit bawaan, terutama penyakit tekanan darah tinggi dan diabetes.

Hal itu dinyatakan juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmat Yurianto di Jakarta, Senin. “Konfirmasi positif [pada 13 April 2020 ada] 316 orang. Sehingga total kasus kita menjadi 4.557 orang. [Ada 21 pasien Covid-19 yang telah sembuh, sehingga jumlah total] yang sembuh 380 orang. [Pasien Covid-19] yang meninggal pada hari ini ada 26 orang, sehingga totalnya 399 [pasien Covid-19 telah meninggal],” kata Yurianto.

Infeksi korona pada penderita hipertensi dan diabetes berisiko tinggi 2 i Papua

Data total kasus positif korona sebanyak 4.557 kasus itu telah menghitung jumlah kasus positif korona di Papua dan Papua Barat. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Jakarta mencatat hingga Senin pukul 12.00 WIB telah terkonfirmasi ada 68 kasus positif korona di Papua. Sementara di Papua Barat tidak terjadi penambahan kasus baru, sehingga total kasus positif korona di Papua Barat tetap dua kasus.

Yurianto menyatakan jumlah pasien Covid-19 yang berhasil sembuh semakin banyak. “Kita patut bersyukur ada 380 orang yang sembuh dari penyakit [Covid-19]. Sejumlah 142 [pasien Covid-19] di DKI Jakarta sudah dinyatakan sembuh. Di Jawa Timur, 73 [pasien Covid-19] dinyatakan sembuh. Di Sulawesi Selatan 31 [pasien Covid-19] dinyatakan sembuh. Itu menjadi optimisme kami, [bahwa] Covid-19 bisa sembuh. Sekali lagi, Covid-19 bisa disembuhkan,” kata Yurianto.

Menurut Yurianto. dari 399 pasien Covid-19 yang meninggal, sebagian besar merupakan pasien berusia 50 tahun atau lebih, dan memiliki berbagai penyakit bawaan. Jenis penyakit bawaan yang paling banyak ditemukan dari pasien Covid-19 adalah tekanan darah tinggi dan diabetes.

“Sebagian besar dari yang meninggal berusia di atas 50 tahun, dan memiliki penyakit bawaan. [Penyakit bawaan] terbanyak [adalah] penyakit tekanan darah tinggi, penyakit diabetes, dan beberapa penyakit paru-paru yang kronis, seperti asma, bronkitis, dan TBC,” kata Yurianto.

Loading...
;

Yurianto mengingatkan bahwa orang berusia lebih dari 50 tahun, apalagi jika memiliki penyakit bawaan kronis, memiliki risiko tinggi jika sampai terinfeksi virus korona. Oleh karena itu, ia meminta seluruh warga masyarakat lainnya berhati-hati dan berupaya memutus rantai penularan. Hal itu penting untuk melindungi kelompok rentan agar tidak terinfeksi virus korona.

Kunci keberhasilan penanggulan Covid-19 berbasis kekuatan masyarakat untuk saling disiplin, patuh, mengingatkan satu sama lain, agar tetap berada di rumah, menjaga jarak yang aman saat berkomunikasi sosial, menggunakan masker kalau keluar rumah, mencuci tangan dengan sabun, dan tidak melakukan perjalanan ke mana pun. Bepergian ke mana pun meningkatkan risiko, bukan hanya untuk kita yang bepergian lalu terpapar, tetapi juga untuk saudara kita di kampung, orangtua kita di kampung,” tegas Yurianto.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top