HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Inggris tetapkan komitmen raih nol emisi pada 2050

Dampak perubahan iklim di Tarawa, atol di Kiribati. – Lowy Institute/United Nations photo/ Flickr

Youth Steering Group akan memberikan masukan kepada Pemerintah Inggris tentang kebijakan perubahan iklim dan lingkungan.

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jakarta, Jubi– Pemerintah Inggris mengumumkan komitmennya untuk mencapai batas noll emisi gas rumah kaca pada 2050 demi meningkatkan kesehatan masyarakat, kualitas udara dan keanekaragaman hayati.

Komitmen itu dinyatakan melalui undang-undang yang ditetapkan pekan ini akan menempatkan Inggris pada jalur menjadi salah satu negara ekonomi besar pertama yang menetapkan target nil emisi dalam undang-undang. Selanjutnya, Youth Steering Group akan memberikan masukan kepada Pemerintah Inggris tentang kebijakan perubahan iklim dan lingkungan.

Berita terkait : Anak-anak muda dorong perangi perubahan iklim

Anak-anak muda dorong perangi perubahan iklim

Anak-anak muda dorong perangi perubahan iklim

Loading...
;

Instrumen hukum untuk mengimplementasikan hal itu dipaparkan di Parlemen Inggris pada Rabu, 12 Juni lalu.

Instrumen hukum itu akan mengamandemen Undang-Undang Perubahan Iklim 2008. Atas saran dari para ahli independen di Komite Perubahan Iklim, Perdana Menteri Inggris Theresa May dijadwalkan bertemu dengan para siswa jurusan sains dan tehnik guna membahas target untuk meraih nil emisi itu.

Pemerintah Inggris menilai bahwa langkah lebih jauh diperlukan untuk mengatasi dampak perubahan iklim.

Komite Perubahan Iklim Inggris memprediksi manfaat yang signifikan bagi kesehatan masyarakat, termasuk penghematan biaya kesehatan dari National Health Services (NHS), dengan pencapaian kualitas udara yang lebih baik, polusi suara yang lebih minim serta peningkatan keanekaragaman hayati.

Langkah itu dapat menjadikan Inggris sebagai negara G20 pertama yang membuat undang-undang untuk emisi bersih nol, dan negara-negara ekonomi besar lainnya diharapkan mengikuti jejak Inggris mengingat upaya meraih nil emisi sangat penting.

“Kami sedang berada dalam bencana iklim dan perlu mengambil langkah yang radikal atau kita – dan planet ini – akan menghadapi malapetaka yang tidak akan bisa diperbaiki,” ujar Duta Besar Inggris untuk Indonesia, ASEAN dan Timor Leste Moazzam Malik.

Ia menjelaskan jika dunia tidak bertindak sekarang, perubahan iklim dapat menyebabkan 100 juta orang lagi jatuh ke dalam jurang kemiskinan ekstrem pada 2030, dan sebanyak 720 juta pada 2050.

Hal Itu menjadi alasan pemerintah Inggris akan melakukan penilaian lanjutan dalam waktu lima tahun untuk mengonfirmasi bahwa negara-negara lain juga mengambil tindakan yang sama serta melipatgandakan inisiatif kepemimpinan Inggris dalam mengatasi perubahan iklim.

Target nil emisi pemerintah Inggris itu berasal dari saran ilmiah tentang apa yang perlu dilakukan untuk menghindari perubahan iklim yang berbahaya.

“Kami mendesak semua negara untuk mempertimbangkan komitmen serupa, meningkatkan target iklim nasional mereka pada KTT Aksi Iklim PBB September tahun ini,” ucap Dubes Moazzam menjelaskan. (*)

Baca juga artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top