Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Ini alasan kandidat presiden partai Demokrat kecam Trump

Covid-19 di Papua
Ilustrasi, pandemi Covid-19 di Tanah Papua -Jubi/Dok

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Washington, Jubi – Kandidat Presiden dari Partai Demokrat Joe Biden mengecam penanganan pandemi Covid-19 oleh Presiden Donald Trump. Kecaman itu terkait dengan jumlah kasus virus corona saat ini mencapai 2 juta.

Biden mengatakan Trump tidak serius dalam menangani pandemi Covid-19. “Jumlah kasus Covid-19 terus meningkat di lebih dari 20 negara bagian,” ujar Biden, Jum’at, (12/6/2020).

Baca juga :  Korban tewas corona melebihi 2 ribu usai Trump batalkan lockdown New York  

Zuckerberg abaikan protes karyawan Facebook terkait postingan Trump

Tunda KTT G7, Trump perpanjang daftar undangan

Ia menuduh Trump berusaha mengabaikan kenyataan yang terjadi saat ini di Amerika Serikat. “Setelah banyaknya korban jatuh akibat Covid-19, Presiden Trump masih menolak untuk menganggap serius virus itu,” ujar Biden menambahkan.

Loading...
;

Juru bicara kampanye Trump, Tim Murtaugh mengatakan pembatasan penerbangan dari China telah menyelamatkan nyawa yang tak terhitung jumlahnya.

“Di bawah kepemimpinan presiden Trump, Amerika Serikat telah melakukan lebih banyak tes virus dibandingkan negara lain,” ujar Tim Murtaugh.

Lebih dari 116 ribu orang di Amerika Serikat telah meninggal selama wabah virus corona, terbanyak dibandingkan negara mana pun.

Tercatat sekitar setengah lusin negara bagian termasuk Texas dan Arizona sedang bergulat dengan meningkatnya jumlah pasien virus corona yang memenuhi tempat tidur rumah sakit. Hal tersebut menimbulkan kekhawatiran bahwa pembukaan kembali ekonomi AS dapat memicu gelombang kedua Covid-19. Sedangkan pasar saham AS turun lebih dari 1.800 poin pada hari Kamis, (11/6/2020) kemarin, karena kekhawatiran kebangkitan pandemi. (*)

Editor : Edi Faisol

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top