Follow our news chanel

Previous
Next

Ini alasan komisi Pemilu Myanmar batalkan pemungutan di Rakhine

papua, pemilihan
Ilustrasi, pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Komisi Pemilu Myanmar hari Jumat, (16/10/2020) menyatakan telah membatalkan pemungutan suara di Rakhine dengan alasan masalah keamanan. Tercatat dari jumlah yang tidak memberikan suara, sekitar 600 ribu merupakan etnis Rohingya yang tersisa di Rakhine.

Sedangkan lebih dari 1 juta orang di negara bagian Rakhine tidak dapat memberikan suara dalam pemilu Myanmar.

“Area-area khusus itu tidak dapat menjamin kondisi untuk berlangsung pemilihan yang bebas dan adil dan itu mengapa pemilihan dibatalkan,” ujar Komisi Pemilihan dalam pernyataannya pada Jumat malam.

Baca juga :  Myanmar , Suu Kyi jelang sidang gugatan pembantaian Rohingya 

Myanmar hukum pembuat film kritik militer 

Mahkamah Internasional segera keluarkan putusan soal Myanmar

Loading...
;

Tercatat lebih dari satu juta etnis Rohingya tanpa memiliki kewarganegaraan kini tinggal di kamp pengungsi di Bangladesh.

Sekretaris Partai Arakan Nasional Rakhine atau ANP, Tun Aung Kyaw mengatakan keputusan membatalkan pemberian suara lebih pada alasan politik daripada keamanan. Sebagian besar kota di negara bagian Rakhine tempat pembatalan pemilihan merupakan wilayah yang pasti dimenangkan ANP. “Jadi ini taktik yang disengaja. Ini diskriminasi terhadap etnis minoritas,” kata Aung.

Direktur eksekutif People’s Alliance for Credible Elections, organisasi pemantau pemilu, Sai Ye Kyaw Swar Myint mengatakan mnanuver ini akan berdampak besar pada dinamika politik Rakhine.

Pekan ini 3 kandidat partai pemenang pemilu, Liga Demokrasi Nasional atau NLD yang menyokong Aung San Suu Kyi diculik beberapa pria bersenjata tidak dikenal di Rakhine. Suu Kyi diperkirakan kembali memenangkan pemilu pada 8 November mendatang.

Selain di Rakhine, Komisi pemilu Myanmar juga akan membatalkan Pemilu di beberapa area yang dalam situasi konflik di antaranya di negara bagianShan dan Kachin. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top