Follow our news chanel

Previous
Next

Ini alasan nelayan Natuna tolak kedatangan nelayan Pantura

Ilustrasi nelayan tradisional, pixabay.com
Ini alasan nelayan Natuna tolak kedatangan nelayan Pantura 1 i Papua
Ilustrasi nelayan tradisional, pixabay.com

Penolakan dengan beberapa pertimbangan, di antaranya nelayan Pantura menggunakan alat tangkap cantrang.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Tanjungpinang, Jubi – Nelayan Kabupaten Natuna, Kepualauan Riau menolak rencana kedatangan ratusan nelayan pantai utara (pantura) Jawa yang melaut di perairan Natuna Utara. Ketua nelayan Desa Sepempang, Natuna, Hendri mengaku penolakan dengan beberapa pertimbangan, di antaranya nelayan Pantura menggunakan alat tangkap cantrang.

“Alat tangkap cantrang dapat merusak ikan dan biota laut lainnya, sehingga akan merugikan nelayan itu sendiri,” kata Hendri, Minggu, (12/1/2020).

Selain itu nelayan Pantura juga menggunakan kapal yang lebih besar dan peralatan tangkap modern. Hal ini tentu membuat nelayan Natuna merasa tersaingi, karena armada mereka saat ini masih kecil dan peralatan tangkap yang ada sangat tradisional yaitu berupa pancing ulur.

“Kondisi ini juga akan menyebabkan nelayan lokal jauh tertinggal dan tersisih,” kata Hendri menambahkan.

Ketua nelayan Desa Batu Gajah, Natuna, Kurniawan Sindro Utomo, meminta Pemkab Natuna maupun Pemerintah Pusat memberdayakan nelayan setempat dibanding mendatangkan nelayan Pantura. Menurut dia, nelayan juga mampu melaut hingga ke Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) asal didukung dengan kapal-kapal dan peralatan yang memadai.

Loading...
;

“Pemerintah sebaiknya membantu nelayan Natuna dengan kapal di atas 50 GT, bukan malah mendatangkan nelayan pantura,” kata Utomo. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top