Ini alasan warga negara asing dilarang masuk ke Wamena

Illustrasi wisatawan mancanegara saat berkunjung ke Jayawijaya hadiri FBLB-Jubi/Islami.
Ini alasan warga negara asing dilarang masuk ke Wamena 1 i Papua
Illustrasi wisatawan mancanegara saat berkunjung ke Jayawijaya hadiri FBLB-Jubi/Islami.

Larangan kehadiran WNA itu juga untuk mengamankan atau menyelamatkan orang asing jangan sampai terjadi sesuatu yang bisa membuat mereka menjadi celaka.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Wamena, Jubi – Kantor imigrasi kelas I TPI Jayapura mengeluarkan larangan, pembatasan dan penolakan terhadap warga negara asing (WNA) yang hendak berkunjung ke kabupaten Jayawijaya. Kebijakan itu mengacu surat keputusan kepala kantor imigrasi Kelas I TPI Jayapura Nomor: W.30.IMI.IMI1.GR.03.05-0343 tahun 2019, tertanggal sejak diberlakukannya pada 4 Oktober 2019.

“Itu atas permintaan Polres Jayawijaya sekitar bulan lalu setelah ada amuk masa Wamena karena keadannya konflik bisa mengancam keutuhan NKRI, sehingga nanti ada pihak asing yang akan ikut campur malah memanas-manasi keadaan dan mengambil keuntungan bagi yang ada kepentingan,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jayapura, Gatut Setiawan, melalui sambungan telepon, Selasa (26/11/2019).

Baca juga : Imigrasi akan hadir di Wamena dan bentuk tim pengawasan WNA

Kekurangan hakim, sidang WN Polandia terbengkalai

Kata Komnas HAM, SM kenal JF dari WNA lain

Loading...
;

Menurut Gatut, dalam surat yang dilayangkan kepolisian resor Jayawijaya kepada imigrasi berisi pembatasan, pelarangan atau penolakan sementara kepada warga negara asing yang akan masuk ke Jayawijaya. Alasanya ada kekhawatiran orang asing merupakan agen rahasia, yang memicu semakin meruncing situasi keadaan di Jayawijaya.

Gatut juga mengatu diperintah oleh kepala divisi dan direktur jenderal imigrasi untuk membuat semacam SK pembatasan, pelarangan atau penolakan kehadiran warag neara asing yang bersifat sementara. “Sampai dengan dinyatakan situasi kondisi di Jayawijaya sepenuhnya dinyatakan kondusif,” kata Gatut menjelaskan.

Larangan kehadiran WNA itu juga untuk mengamankan atau menyelamatkan orang asing jangan sampai terjadi sesuatu yang bisa membuat mereka menjadi celaka.”Sambil juga mengantisipasi jangan sampai ada pihak-pihak asing yang membuat situasi semakin kisruh yang tadinya sudah mau damai, kondusif menjadi tidak kondusif lagi,” katanya.

Imigrasi Jayapura terus berkoordinasi dengan tim pengawasan orang asing (Timpora) Jayawijaya sejak diberlakukan larangan wisatawan asing masuk ke Wamena.

Meski ia mengaku tak bisa menolak jika memang ada orang asing itu mempunyai izin tinggal sementara dalam kapasistas bekerja di Wamena. Ia juga juga telah berkoordinasi dengan maskapai Trigana Air dan Wings Air memberi pencerahan untuk mengamankan dan menyelamatkan orang asing.

Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua, mengaku belum mendapatkan surat keputusan larangan warga negara asing masuk Wamena. Jhon menyebutkan surat larangan kunjungan warga negara asing dinilai hal yang benar karena menganggap daerah tersebut tidak aman.

“Sedangkan daerah ini kita terus berupaya bagaimana sejak peristiwa 23 September 2019 bukan jaminan jika daerah ini bermasalah terus,” kata Banua.

Ia mengaku akan menjamin keamanan termasuk membantah adanya informasi selama ini di Jayawijaya masih ada kelompok orang yang tidak bertanggungjawab.

“Kami terus berupaya agar daerah ini bisa kembali kondusif seperti biasa,” kata Banua menjelaskan.

Menurut dia, selama ini pemerintah daerah tidak pernah melarang siapa pun yang hendak datang berkunjung ke Wamena, langkah itu dilakukan dengan membangun komunikasi.

Bahkan, kata dia, pemerintah daerah telah mengeluarkan surat memberi dukungan kepada WNA yang bekerja di Jayawijaya, agar tidak dipersulit untuk masuk kembali. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top