Ini cara India mengatasi Covid-19 meski penularan tetap tinggi

Papua
Ilustrasi pandemi Covid-19 - Pexels.com.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – India buka-bukaan melakukan langkah terbaik menekan wabah virus Covid-19 yang banyak menular di kawasan tersebut. Tercatat Pada awal Januari 2020 ketika Cina mengumumkan tentang virus corona, pada keesokan harinya India segera melakukan rapat.   Kedutaan Besar India di Jakarta dalam keterangan tertulis, 30 November 2020, menjelaskan India mulai melakukan penyaringan pada penumpang yang tiba di negara itu terhitung mulai 17 Januari 2020.

Ini dapat dikatakan India masuk kelompok negara-negara pertama di dunia yang melakukannya. Kasus positif Covid-19 di India pertama kali terdeteksi pada 30 Januari 2020. Tindakan pencegahan penyebaran pun segera dilakukan.

Baca juga : India urutan kedua dunia kasus Covid-19, menyalip Brazil

Kasus Covid-19 di India mencapai 4 juta

India catat rekor harian kasus Covid-19

Di antara langkah pencegahan yang diambil adalah memperkenalkan Tes Antigen Cepat bersama dengan tes RT-PCR. Perdana Menteri India, Narendra Modi, pada pekan pertama Maret 2020 memutuskan tidak akan mengikuti acara Holi Milan karena saran ilmiah ketika itu agar menjauhi pertemuan sosial.

Loading...
;

Perdana Menteri Modi pada Maret 2020 memberlakukan lockdown nasional atau ketika India tercatat memiliki sekitar 500 kasus positif Covid-19. Keputusan lockdown juga diambil saat kasus-kasus baru virus corona naik dari 10,9 persen menjadi 19,6 persen hanya dalam tempo sepekan dan waktu penggandaan hanya dalam waktu 3 hari.

Pada April 2020, sebagian besar wilayah di India mewajibkan penggunaan masker, sementara WHO menunggu hingga Juni sebelum merekomendasikannya ke seluruh dunia.

India meyakinkan keputusan memberlakukan lockdown atau penguncian nasional, telah mengubah lintasan India. Sebab jika opsi lockdown dilakukan terlambat, kemungkinan itu benar-benar tidak membantu karena fase eksponensial sudah aktif.

India memanfaatkan periode lockdown untuk menciptakan 15.362 fasilitas kesehatan khusus Covid-19, sekitar 15.40 lakh tempat tidur isolasi, 2,70 lakh tempat tidur yang dilengkapi oksigen, dan 78.000 tempat tidur ICU.

Terhitung sampai 28 November 2020, India mencatat ada total 6.731 kasus positif Covid-19 per satu juta penduduk dengan jumlah kematian akibat virus corona ada 98 kematian per satu juta penduduk di India. Sedangkan di Amerika Serikat, ada 40 ribu kasus virus corona per satu juta penduduk dan 23.361 per satu juta penduduk di Inggris. (*)

Editor : Edi Faisol

 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top