Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Ini harga bayi elang Bondol di pasar gelap

Ini harga bayi elang Bondol di pasar gelap 1 i Papua
Elang Bondol, pixabay.com

Temuan penjulan bayi elang Bondol disampaikan Komunitas pecinta satwa Jakarta Animal Aid Network (JAAN).

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi –  Harga jual seekor bayi elang bondol  di pasar gelap antara seharga Rp2 juta hingga Rp4 juta. Komunitas pecinta satwa Jakarta Animal Aid Network (JAAN) mengungkap pelaku pasar gelap.  Temuan penjulan bayi elang Bondol disampaikan Komunitas pecinta satwa Jakarta Animal Aid Network (JAAN).

Ini harga bayi elang Bondol di pasar gelap 2 i Papua

“Harganya bervariasi tergantung kualitas indukannya. Elang jenis Bondol ini sangat diminati,” kata Ketua JAAN, Benfika, Minggu, (18/8/2019).

Baca juga : Burung Maleo di penangkaran sempat bertelur

Polisi amankan 106 burung asal Papua di Pelabuhan Tanjung Perak

Pencurian burung berujung di meja hijau

Loading...
;

Menurut dia pelaku pasar gelap hanya menawarkan anakan seukuran 10 hingga 15 centimeter kepada konsumen. Tingginya minat pasar terhadap burung yang memasuki fase least concern berdasarkan International Union for Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN) itu dikarenakan perilaku elang Bondol yang mudah dilatih.

“Elang sangat diminati karena mudah dilatih, dan cepat jinaknya,” kata Benfika menjelaskan.

Pelaku penangkapan elang di perairan Jakarta dan sekitar Kepulauan Seribu menggunakan alat pancing yang dipasang banyak kail. Ujung kail dikasih umpan jenis ikan apapun. Saat disambar, bagian tubuhnya akan tersangkut kail lalu ditangkap.

Modus itu diketahui Ben berdasarkan hasil penyitaan elang oleh instansi berwenang, yang menunjukan pada bagian tubuh atau kepalanya terdapat banyak luka goresan kail. Hal itu yang membuat populasi Elang Bondol di Kepulauan Seribu saat ini sangat terbatas jumlahnya. Pada riset terakhir 2014, jumlah Elang Bondol tidak kurang dari 18 ekor.

Benfika mengatakan diperlukan upaya bersama seluruh pihak untuk melestarikan burung yang kini menjadi maskot Pemprov DKI Jakarta.

“Elang Bondol ini cukup rumit proses perkembangbiakannya. Pemerintah maupun JAAN masih melibatkan tim ahli di Belanda untuk mendeteksi kelamin jantan maupun betina menggunakan tes DNA,” katanya. (*)

Editor : Edi Faisol

 

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top