Follow our news chanel

Previous
Next

Ini ‘jemput bola’ ala Kajati Papua Barat

Papua-Barat-Kejati
Kantor Kejati Papua Barat, di Manokwari -Jubi/Hans Arnold Kapisa

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Papua Barat, Wilhelmus Lingitubun, mengatakan setiap Kejaksaan Negeri di jajaran Kejati Papua Barat, diberi target pengungkapan perkara bidang pidana khusus (pidsus) dalam satu tahun anggaran.

Jika menjelang akhir tahun belum ada produk pidsus yang dihasilkan, maka Kejati akan meninjau langsung ke daerah, ibarat ‘menjemput bola’.

“Kami [Kejati] akan ‘jemput bola’ ke sejumlah Kejari. Tujuannya agar ada fokus dalam penanganan perkara pidsus. Khususnya Kejari yang belum mempunyai produk,” kata Lingitubun kepada Jubi di Manokwari, Papua Barat, Jumat (16/10/2020).

Lingitubun membenarkan bahwa peninjauan pertama telah dilakukan di Kejari Manokwari, dan secara bergilir peninjauan yang sama akan dilakukan pada Kejari Sorong dan Bintuni.

“Kita sudah tinjau Kejari Manokwari. Selanjutnya kami akan ‘jemput bola’ ke Kejari Sorong dan Bintuni. Kami fokus pada produk pidana korupsi. Minimal satu dan maksimal dua produk dalam setahun,” ujarnya.

Baca juga: JANGKAR desak Kejati Papua Barat transparan soal pengawasan anggaran penanganan Covid 19

Dalam wawancara terpisah, Kepala Kajaksaan Negeri (Kajari) Bintuni, Marten Tandi, mengungkap bahwa bidang kehumasan dibawah fungsi intelijennya, sedang melakukan klarifikasi terhadap pengaduan salah satu LSM anti korupsi di Kabupaten Teluk Bintuni tentang ketidakwajaran dalam pengelolaan anggaran di Pusat Pelatihan Teknik Industri dan Migas Teluk Bintuni (P2TIM-TB) atau Petrotekno.

Loading...
;

“Untuk pengaduan ke kami dari LSM anti korupsi tentang pengelolaan anggatan Petrotekno, masih sebatas klarifikasi. Kita akan fokuskan itu [setelah] masa Pilkada 2020 selesai,” kata Tandi kepada wartawan, belum lama ini.

Mengapa setelah Pilkada 2020, sebut Tandi, karena tidak menutup kemungkinan jika tahap klarifikasi hingga pengumpulan bahan keterangan dari pengaduan anggaran Petrotekno melibatkan kontestan dalam Pilkada 2020.

“Jadi kami setop dulu, sampai usai Pilkada 2020,” katanya lagi. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top