Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Ini kecurigaan DPRD Kabupaten Bogor terhadap penanganan Covid-19

Foto ilustrasi. - pixabay.com
Ini kecurigaan DPRD Kabupaten Bogor terhadap penanganan Covid-19 1 i Papua
Foto ilustrasi. – pixabay.com

Pemkab Bogor sampai saat ini belum melakukan penyemprotan disinfektan di berbagai fasilitas tempat beraktifitas masyarakat, tempat-tempat ibadah, dan fasilitas umum lainnya.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Cibinong, Jubi – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, curiga Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor tengah gagap mendeteksi virus corona atau Covid-19. Kecuriagaan itu disebabkan Dinkes setempat yang tak kunjung menyiarkan data penularan maupun penanganannya.

“Ini tak bisa dianggap enteng. Ridwan Kamil habis tes corona dengan 200 anggotanya yang sehat, tanpa disangka dua orang positif corona, padahal sehat. Nah ini Kabupaten Bogor bagaimana?,” kata Rudy, Kamis (19/3/2020).

Baca juga : Tutup karena Corona, Dukcapil Nabire hanya ladeni pengurusan dokumen terkait jaminan kesehatan

Melawan virus corona lewat gotong royong

PMI Papua lakukan tindakan pencegahan penyebaran corona

Loading...
;

Rudy khawatir kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor seperti bom waktu yang tiba-tiba diketahui mewabah karena lemahnya sistem pendeteksian dini dari beberapa orang yang dicurigai terinfeksi Covid-19.

“Kami melihat ketidakseriusan Pemerintah Kabupaten Bogor menanggapi virus yang sudah banyak menginfeksi warga di DKI Jakarta yang letaknya bersebelahan dengan Kabupaten Bogor,” kata Rudy menegaskan.

Selain itu ia melihat Pemkab Bogor sampai saat ini belum melakukan penyemprotan disinfektan di berbagai fasilitas tempat beraktifitas masyarakat, tempat-tempat ibadah, dan fasilitas umum lainnya.

“Padahal kondisi pandemi ini saya melihat semakin tak terkendali penyebarannya. Jangan lupa bahwa Bogor merupakan daerah yang berdampingan persis dengan Jakarta,” kata Rudy curiga.

Ia berharap Pemkab Bogor lebih serius menangani wabah corona secara kongkret, sehingga masyarakat merasa nyaman dan bisa mengantisipasi penyebaran virus tersebut secara mandiri.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kabupaten Bogor, Kusnadi, yang ditunjuk sebagai juru bicara Covid-19 di Kabupaten Bogor mengaku belum bisa memaparkan data orang dengan pemantauan (ODP), pasien dengan pengawasan (PDP), suspect, maupun positif Covid-19 di Kabupaten Bogor. “Besok yah datanya,” singkatnya. (*)

Editor : Edi Faisol

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top