Follow our news chanel

Ini komentar Turki terhadap FETO yang masuk dalam laporan AS

Ilustrasi pixabay.com
Ini komentar Turki terhadap FETO yang masuk dalam laporan AS 1 i Papua
 Ilustrasi pixabay.com

Ada kelompok di belakang FETO yang selama ini berupaya kudeta meski gagal 2016 lalu

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Ankara, Jubi– Pemerintah Turki menyatakan menyebut menyebut ketua Organisasi Teroris Fetullah (FETO) sebagai “munafik”. Turki menilai  ada kelompok di belakang FETO yang selama ini berupaya kudeta meski gagal 2016 lalu.

“Di dalam laporan 2018 mengenai Kebebasan Agama Internasional … fakta bahwa pemimpin FETO dirujuk kepada ulama agama Islam dan tokoh politik adalah petunjuk jelas mengenai motif tersembunyi dan lingkaran di belakangnya,” kata Hami Aksoy, juru bicara bagi Kementerian Luar Negeri Turki, Sabtu (22/6/2019)

Baca juga : Kapal migran tenggelam di Turki Barat tewaskan 8 orang

Turki gempur militan Kurdi di Irak

Ini alasan Turki perintahkan penangkapan 249 personel Kemlu

Loading...
;

Hami menyebutkan penggambaran semacam itu untuk pemimpin organisasi teroris yang membunuh 251 warga negara kami sama dengan menutup mata terhadap upaya kudeta keji 15 Juli atau mendukungnya.

“Itu adalah contoh yang sangat jelas mengenai pendekatan munafik buat satu negara yang berpura-pura menjadi pembela demokrasi di dunia untuk mendefinisikan mereka yang berada di belakang upaya kudeta terhadap satu sekutu demokrasi sebagai tokoh agama yang tidak bersalah,” kata Hami dalam pernyataan tersebut.

FETO dan pemimpinnya Fetullah Gulen yang berpusat di AS, mendalangi kudeta yang gagal pada 15 Juli 2016, yang menewaskan 251 orang dan melukai hampir 2.200 orang.

Turki menuduh FETO berada di belakang kegiatan lama untuk menggulingkan negara dengan cara menyusupi lembaga Turki, terutama militer, polisi dan lembaga kehakiman. (*)

Editor Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top