HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Ini kondisi korban insiden penembakan di universitas Texas

papua
Ilustrasi pixabay.com
Ini kondisi korban insiden penembakan di universitas Texas 1 i Papua
Ilustrasi pixabay.com

Para mahasiswa dan staf universitas sebelumnya diminta untuk berlindung, namun polisi kampus kemudian mencabut permintaan tersebut.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Texas, Jubi– Dua perempuan tewas dan satu anak balita terluka dalam insiden penembakan di sebuah gedung asrama di kampus Texas A&M University–Commerce, di Texas, Amerika Serikat, pada Senin (3/2/2020).

Ini kondisi korban insiden penembakan di universitas Texas 2 i Papua

“Bocah laki-laki berusia sekitar dua tahun yang cedera itu berada dalam kondisi stabil di sebuah rumah sakit,” kata Kepala Kepolisian Texas A&M-Commerce Bryan Vaughn dalam konferensi pers.

Baca juga : Arab Saudi tarik 21 kadetnya pascapenembakan di Florida

Penembakan massal masih menjadi teror sepanjang 2019

Penembakan pangkalan militer AS, Raja Salman keluarkan perintah penyelidikan

Loading...
;

Ia tidak memberikan keterangan lebih rinci soal dua perempuan dan balita yang menjadi korban. Namun ketiga korban ditemukan oleh para petugas, yang menanggapi panggilan telepon dari seorang mahasiswa pada pukul 10.17 waktu setempat.

Pengelola universitas mengatakan dalam pernyataan bahwa polisi sedang melakukan penyelidikan pada ketiga korban penembakan di gedung itu.

Penembakan tersebut merupakan kasus baru gelombang kekerasan senjata api di kampus-kampus universitas dan sekolah Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir ini.

Pertumpahan darah karena senjata api itu telah mengobarkan perdebatan soal larangan memiliki senjata api di Amerika Serikat. Di negara itu, Amandemen Kedua undang-undang dasar memberikan jaminan hak untuk memiliki senjata.

Pada Oktober, dua orang tewas dan belasan lainnya terluka saat pesta Halloween di dekat kampus, yang merupakan bagian dari Texas A&M University. Banyak di antara 750 orang yang mengikuti pesta itu adalah mahasiswa, kata pihak berwenang pada saat itu.

Para mahasiswa dan staf universitas sebelumnya diminta untuk berlindung, namun polisi kampus kemudian mencabut permintaan tersebut. Kelas-kelas di universitas itu dibatalkan sepanjang Senin kemarin. (*)

Editor : Edi Faisol

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa