Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Ini langkah preventif cegah Covid-19 di pasar tradisional Yogyakarta

Petugas Medis Covid Papua
Ilustrasi risiko petugas medis dalam penanganan pandemi Covid-19. - Pixabay.com
Ini langkah preventif cegah Covid-19 di pasar tradisional Yogyakarta 1 i Papua
Ilustrasi, pixabay.com

Belum ada perubahan yang signifikan terhadap jumlah pengunjung di pasar tradisional

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Yogyakarta, Jubi – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta menerapkan sejumlah upaya preventif di 30 pasar tradisional di kota tersebut, untuk pencegahan penyebaran Covid-19. Sejumlah kebijakan internal dan eksternal di antaranya  penyediaan antiseptik, sabun cuci tangan, hand sanitizer, dan pembersihan secara intensif di lokasi-lokasi yang sering disentuh pengunjung atau pedagang.

Ini langkah preventif cegah Covid-19 di pasar tradisional Yogyakarta 2 i Papua

“Upaya ini bersifat preventif,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta Yunianto Dwi Sutono, Selasa, (17/3/2020).

Baca juga : DPRD Merauke gelar rapat tertutup membahas Corona, gugus tugas akan dibentuk

Hadapi Corona, siswa SD dan SMP daerah ini tetap masuk sekolah

Pasien terduga corona di Merauke membaik, 10 anggota keluarga dalam ODP tenaga medis

Loading...
;

Yunianto meminta lurah pasar mengecek kondisi sanitasi di tiap pasar, salah satunya wastafel untuk memastikan bahwa fasilitas tersebut berfungsi dengan baik sekaligus menyiapkan sabun cuci tangan.

Ia mengakui laporan beberapa wastafel tidak berfungsi dengan baik. Ia minta fasilitas tersebut segera diperbaiki sehingga berfungsi kembali.

“Harapannya, pengunjung maupun pedagang juga rutin cuci tangan untuk menghindari penyebaran Covid-19,” kata Sutono menambahkan.

Di beberapa pasar yang memiliki banyak pengunjung seperti Beringharjo, Pathuk, Kranggan, dan Demangan, juga akan diberlakukan upaya pencegahan seperti penggunaan thermal gun untuk memastikan apakah pengunjung yang datang tersebut sedang demam atau tidak. Meskipun demikian, jumlah thermal gun tersebut masih terbatas sehingga perlu dukungan dari Pemerintah Kota Yogyakarta.

“Akses masuk pun akan kami evaluasi kembali. Apakah membutuhkan pembatasan akses masuk atau tidak. Dengan pembatasan akses masuk, diharapkan arus pengunjung lebih mudah dipantau,” kata Sutono menjelaskan.

Ia minta lurah pasar dan petugas keamanan di tiap pasar rutin memberikan edukasi kepada pedagang tentang pentingnya menjaga kebersihan untuk mengantisipasi potensi penyebaran virus corona termasuk menggunakan masker jika sedang flu.

Yunianto mengatakan belum ada perubahan yang signifikan terhadap jumlah pengunjung di pasar tradisional. “Masih cukup ramai, oleh karenanya upaya preventif tetap harus dilakukan dan terus meningkatkan kewaspadaan,” katanya. (*)

Editor : Edi Faisol

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top