Follow our news chanel

Previous
Next

Ini langkah sejumlah daerah mencegah virus corona

Ilustrasi Antisipasi Virus Corona - Jubi/Langgam.id
Ini langkah sejumlah daerah mencegah virus corona 1 i Papua
Ilustrasi Antisipasi Virus Corona – Jubi/Langgam.id

Masyarakat yang mengalami gejala demam batuk dan sesak nafas dan baru kembali dari negara terjangkit dalam 14 hari, agar segera berobat ke Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat sebelum sakit.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Tangerang, Jubi– Dinas Kesehatan, Pemerintah Kota Tangerang, Provinsi Banten mengimbau dan menginformasikan beberapa tindakan kewaspadaan pencegahan menghindari pneumonia berat akibat novel corona virus.

“Imbauan itu sebagai langkah yang dapat dilakukan masyarakat untuk menghadapi virus corona,” kata Kepala Dinkes Kota Tangerang, Liza Puspadewi, Selasa, (28/1/2020).

Menurut Liza, masyarakat yang mengalami gejala demam batuk dan sesak nafas dan baru kembali dari negara terjangkit dalam 14 hari, agar segera berobat ke Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat sebelum sakit.

“Kemudian masyarakat agar mencuci tangan dengan sabun sebelum dan setelah aktivitas kurang lebih 20 detik dengan air mengalir atau menggunakan antiseptic,”ujar Liza menambahkan.

Ia juga menyarankan agar menerapkan etika batuk dan bersin dengan cara menutup hidung dan mulut menggunakan tisu atau saputangan atau lengan dalam baju. Serta menggunakan masker jika menderita sakit dengan gejala infeksi saluran nafas yakni demam batuk dan flu.

Loading...
;

“Penderita juga harus segera berobat ke dokter, dan jika sedang sakit untuk mengurangi aktivitas di luar rumah dan membatasi kontak dengan orang lain,” ujar Liza menjelaskan.

Masyarakat juga diimbau menghindari kontak erat dengan orang yang memiliki gejala batuk dan pilek khususnya yang memiliki riwayat perjalanan dari negara terjangkit. Selain itu memasak daging dan telur dengan matang sempurna dan menghindari kontak dengan hewan liar dan ternak.

Sedangkan Bupati Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, Abang Muhammad Nasir, mengingatkan warganya untuk berhati – hati dan mewaspadai penyebaran virus corona, bila berpergian ke negara tetangga Malaysia.

“Kapuas Hulu berbatasan langsung dengan Malaysia, jadi kita mesti mewaspadai virus corona apalagi warga di Malaysia sudah ada yang terjangkit virus mematikan itu,” kata Nasir.

Baca juga : Cegah virus corona, Papua Barat pasang pemindai suhu di sejumlah Bandara

RS Sele be Solu tetapkan YP tidak terindikasi virus corona

Belajar dari wabah campak, Samoa harus lebih proaktif cegah Corona

Nasir menyampaikan bila berpergian ke luar negeri sebaiknya menggunakan masker serta cek kesehatan untuk mengantisipasi sebaran virus corona. Menurut dia, lebih baik lagi jika kita membatasi diri untuk pergi keluar negeri, sehingga tidak mudah terjangkit virus tersebut.

“Kalau bisa batasilah ke Malaysia apalagi kita berada di perbatasan, kalau pun kesana gunakan masker,” kata Nasir yang mengaku telah  mengumpulkan dinas terkait untuk langkah dalam mengantisipasi penyebaran virus corona.

Kepala Puskesmas Badau perbatasan Indonesia – Malaysia, Kecamatan Badau wilayah Kapuas Hulu, Maria, meminta warga perbatasan tidak terlalu panik menyikapi virus corona. Ia mengantisipasi penyebaran virus corona dengan sejumlah  langkah sesuai edaran dari Menteri Kesehatan.

” Kami juga akan melakukan penyuluhan kesehatan tentang waspada virus corona yang melibatkan semua pihak di daerah perbatasan khususnya di Kecamatan Badau,”  kata Maria.

Sementara itu RSUD.Kumpulan Pane (RSKP) Tebing Tinggi, Sumatera Utara, menyiapkan 10 kamar isolasi jika menemukan pasien yang didapati gejala terkena virus corona.  Langkah itu sebagai tindaklanjut Surat Edaran Ditjen P2P Kemenkes RI tentang kesiapsiagaan upaya pencegahan penyebaran virus corona dengan sejumlah tindakan.

“Di antaranya dengan menyiapkan ruang isolasi di RSUD Kumpulan Pane jika menemukan pasien yang memiliki gejala seperti terkena virus corona,” kata Kepala Dinas Kesehatan Tebing Tinggi,  Nanang Fitra Aulia.

Selain itu ia juga telah membentuk sejumlah tim untuk langsung melakukan penyuluhan kepada para pelajar langsung ke sekolah masing-masing terkait upaya pencegahan virus tersebut.

“Kami akan melakukan koordinasi dengan dinas pendidikan dan kepala sekolah meminta diberikan waktu untuk masuk ke sekolah-sekolah memberikan penyuluhan tentang penyebaran dan pencegahan virus corona,” katanya. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top