HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Ini penyebab SMPN 9 Nabire masih sepi saat hari pertama masuk sekolah

SMP N 9 Nabire – Jubi/Titus Ruban.
Ini penyebab SMPN 9 Nabire masih sepi saat hari pertama masuk sekolah 1 i Papua
SMP N 9 Nabire – Jubi/Titus Ruban.

Meski saat ini masih sepi masuk sekolah, namun Ohoiwutun yakin dan berharap agar baik guru dan siswa agar segera kambali guna lemakukan aktifitas KBM.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Nabire, Jubi – Jarak antara rumah tinggal guru dan siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 9 Nabire  yang jauh membuat mereka banyak tak masuk sekolah pada hari pertama tahun 2020. Tercatat tingkat kehadiran siswa pada hari pertama masuk sekolah tahun 2020 pada Senin, (6/1/2020) kemarin hanya 40 persen dari total siswa di sekolah tersebut.

Ini penyebab SMPN 9 Nabire masih sepi saat hari pertama masuk sekolah 2 i Papua

“Kehadiran guru dan siswa di hari pertama baru mencapai 40 persen. Hal ini terjadi lantaran sebagian guru masih izin libur di luar Nabire, juga termasuk siswa,” kata Kelapa Sekolah SMPN 9 Nabire, Yosep Ohoiwutun, kepada Jubi, senin, (6/1/2020).

Baca juga : Pelajar SMKN I Nabire keluhkan buruknya akses jalan ke sekolah

Guru sekolah menengah Nabire kembali mogok kerja

Sekolah di Nabire diminta serius siapkan UNBK

Menurut Ohoiwutun, rata-rata siswa dan guru kebanyakan berasal dari beberapa Kabupaten tetangga seperti Intan Jaya dan Paniai. “Selain Kabupaten Tetangga, kebanyakan dari Distrik Yaur dan Teluk Umar. Jadi kami bisa memaklumi dengan catatan paling lambat hari keempat semua sudah aktif seperti biasa,” kata Ohoiwutun, menambahkan.

Jumlah siswa di sekolah yang ia pimpin sebanyak 274 siswa, sedangkan yang sudah masuk hampir 40 persen. Sedangkan total guru sebanyak 18 orang yang terdiri dari 8 guru tetap dan 11 tenaga honorer.

“Untuk guru yang sudah masuk hari ini ada 11 orang, kemudian siswa di sekolah ini kebanyakan berasal dari luar Nabire yakni 50 persen  masih dari daerah pedalaman,” kata Ohoiwutun menjelaskan.

Meski saat ini masih sepi masuk sekolah, namun Ohoiwutun yakin dan berharap agar baik guru dan siswa agar segera kambali guna lemakukan aktifitas KBM.

Oten Duwitau, seorang siswa kelas XI sekolah itu mengatakan, jika dirinya sempat berlibur hari raya di kampungnya. Namun ia juga harus secepatnya kembali sekolahnya sudah aktif. “Saya ke kampung di Sugapa, tapi harus cepat balik biar tidak terlambat pelajaran,” kata Duwitau. (*)

Editor : Edi Faisol

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top