Follow our news chanel

Previous
Next

Ini pesan Gubernur Mandacan tentang pemanfaatan dana desa

Papua
Ilustrasi, penyaluran Dana Desa di Papua - dok.Jubi
Papua No. 1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengingatkan seluruh aparat kampung di provinsi tersebut mengoptimalkan pemanfaatan dana desa agar masyarakat tetap produktif di tengah pandemi virus corona baru atau Covid-19. Tercatat Kementerian Desa dan Daerah Tertinggal telah mengeluarkan petunjuk terkait pemanfaatan dana desa. Salah satu instruksi menteri anggaran dana desa agar diarahkan untuk penanganan dampak Covid-19.

“Sesuai petunjuk Kementerian Desa, anggaran dana desa dapat dimanfaatkan untuk program BLT (bantuan langsung tunai) bagi masyarakat yang menerima dampak COVID-19. Itu akan diterima selama tiga bulan dengan besaran Rp600 ribu per-kepala keluarga,” kata Mandacan saat ditemui di Manokwari, Minggu, (28/6/2020).

Baca juga : Sejumlah warga di daerah ini enggan menerima BLT Dana Desa

Pemkab Nabire tegaskan BLT dari dana desa untuk warga miskin

Mimika segera salurkan BLT dana desa untuk 26.536 keluarga

Menurut Mandacan, selain BLT, dana desa pun dapat dimanfaatkan untuk kegiatan padat karya. Program ini bertujuan agar perekonomian di setiap kampung tetap stabil di masa pandemi corona.

“Untuk program padat karya ini harus mengoptimalkan potensi yang ada di kampung, baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia sehingga uang tidak kemana-mana, cukup berputar di situ sehingga perekonomian kampung tetap jalan,” kata Mandacan menegaskan.

Loading...
;

Menurut dia saat  ini Pemprov Papua Barat sedang menunggu dana transfer dari pusat, di antaranya dana otonomi khusus (Otsus). Sebagian dari dana itu akan dimanfaatkan untuk membentuk ketahanan pangan masyarakat melalui program strategis pembangunan kampung (Prospek).

Ia memastikan setiap kampung akan memperoleh bantuan sebesar Rp 225 juta. Dana itu akan difokuskan untuk mewujudkan ketahanan masyarakat kampung melalui sektor pertanian dan perkebunan.

“Di Papua Barat, total ada 1.743 kampung. Masing-masing akan mendapat Rp225 juta pada Prospek dana Otsus. Ini harus betul-betul untuk program ketahanan pangan,” kata Mandacan menegaskan.

Ia berharap potensi pertanian dan perkebunan di setiap kampung dioptimalkan agar kebutuhan pangan masyarakat tetap terjaga meskipun dilanda wabah virus corona. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top