Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Ini saran para pengrajin agar noken tetap bertahan

Noken Anggrek Papua
Foto ilustrasi, Sellina Takimai memperlihatkan noken berbahan serat anggrek. - Jubi/Ramah 
Ini saran para pengrajin agar noken tetap bertahan 1 i Papua
Sellina Takimai memperlihatkan noken berbahan serat anggrek – Jubi/Ramah

Pentingnya budidaya tanaman bahan benang Noken asli dan pewarna alami

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Para perempuan pengrajin noken merekomendasikan menjaga pentingnya tas anyaman khas Papua sebagai warisan dunia. Mereka berharap pemerintah mampu membantu mempertahan noken dengan kebijakan melindungi noken dari sisi bahan baku dan faislitas pendukung lain.

“Dan pentingnya sanggar sanggar tempat pembinaan pengrajin Noken. Di setiap daerah di Papua, harus ada pembinaan pemerintah daerah,” kata Agusta Bunay, seorang pengrajin noken, kepada Jubi, Jum’at, (6/12/2019).

Baca juga : Butuh banyak Noken untuk sambut PON 2020

Noken juga perlu hak paten

Pengrajin noken butuh tempat layak untuk berjualan jelang PON XX

Loading...
;

Bunay juga menjelaskan pentingnya budidaya tanaman bahan benang Noken asli dan pewarna alami. Sedangkan pusat tempat jualan noken di tanah Papua dinilai penting untuk melindungi para pengrajin dan pedagan tas anyaman khas Papua itu

“Museum khusus Noken yang menyimpan koleksi berbagai jenis noken dari tiap suku-suku di Tanah Papua sebagai sarana edukasi dan pariwisata,” kata Bunay menambahkan.

Ani Haluk, pengerajin noken asli Wamena berharap pemerintah dan dinas terkait dapat memanfaatkan museum noken yang selama ini tidak difungsikan.

“Gedung sudah bagus seharusnya noken-noken asli dari tiap suku harus di pajang disana agar menjadi edukasi pengetahuan baru bagi pengunjung terutama siswa dasar di kota Jayapura,” katanya.

Menurut dia, jika pemerintah peduli dengan noken, seharusnya melihat hal itu sebagai peluang. “Jangan sampai noken Papua hanya tinggal cerita, tidak tau motif dan bentuk dari suku-suku yang ada di Papua,” katanya. (*)

Editor : Edi Faisol

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top