Follow our news chanel

Previous
Next

Ini tahapan mengakhiri penguncian corona yang disampaikan Presiden Trump

Ilustrasi Donald Trump, pixabay.com
Ini tahapan mengakhiri penguncian corona yang disampaikan Presiden Trump 1 i Papua
Ilustrasi Donald Trump, pixabay.com

Trump berpendapat penguncian yang berkepanjangan bisa sangat berbahaya bagi ekonomi dan masyarakat AS.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Washington, Jubi – Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Kamis, (16/4/2020) kemarin  mengusulkan pedoman tiga tahap agar gubernur negara bagian AS dapat mengambil keputusan memulihkan kembali ekonomi negara itu dari penguncian virus corona. Trump berpendapat penguncian yang berkepanjangan bisa sangat berbahaya bagi ekonomi dan masyarakat AS.

“Kami tidak membuka sekaligus, tetapi satu langkah demi langkah dengan hati-hati,” kata Trump kepada wartawan, tanpa memberikan rincian tentang pedomannya.

Menurut Trump, penguncian yang berkepanjangan dikombinasikan dengan depresi ekonomi yang dipaksakan akan menimbulkan dampak sangat besar pada kesehatan masyarakat.

“Hal itu dapat menyebabkan peningkatan tajam dalam penyalahgunaan narkoba, penyalahgunaan alkohol, bunuh diri, dan penyakit jantung,” kata Trump menambahkan.

Baca juga : Trump ingin buka kembalikan aktivitas ekonomi di tengah wabah corona

Loading...
;

Perangi virus corona, Rusia kirim pasokan medis bantu AS

Wabah corona, AS pertimbangkan pelonggaran sanksi untuk Iran

Pedoman federal yang baru merekomendasikan bahwa negara bagian harus mencatat penurunan kasus virus corona selama 14 hari sebelum memulai proses tiga tahap pembukaan kembali.

Dokumen tersebut menjabarkan rencana Trump untuk membuka bisnis di negara-negara bagian di seluruh negeri yang telah terdampak oleh pandemi dan dampak ekonominya meskipun tanggung jawab untuk keputusan semacam itu ada pada otoritas negara bagian, bukan federal.

Sebelum negara bagian dibuka kembali, rumah sakit harus memiliki “program pengujian yang kuat” yang mencakup pengujian antibodi untuk petugas kesehatan, kata pedoman itu.

Negara-negara bagian harus memiliki kemampuan untuk mengatur tempat-tempat penyaringan dan pengujian untuk orang-orang dengan gejala dan juga kemampuan pelacakan kontak, dan fasilitas-fasilitas perawatan kesehatan harus dapat menyediakan alat pelindung diri secara mandiri dan menangani lonjakan jika kasus Covid-19 meningkat lagi.

Dokumen itu mengatakan, rekomendasi itu “dapat diterapkan atas dasar negara bagian atau kabupaten per kabupaten sesuai kebijakan gubernur.” Trump sebelumnya bersiteru dengan para gubernur tentang siapa yang memiliki wewenang tertinggi untuk mengamanatkan pembukaan kembali ekonomi negara.

Pada fase pertama pembukaan kembali, pedoman itu mengatakan kelompok lebih dari 10 orang harus dihindari jika tindakan jaga jarak yang tepat tidak praktis. Perjalanan yang tidak penting harus diminimalkan, kerja dari rumah harus didorong, dan area umum di kantor ditutup.

Sekolah tetap ditutup pada tahap pertama, tetapi tempat-tempat besar seperti bioskop, restoran, stadion, dan tempat ibadah dapat dibuka dengan “protokol jarak fisik yang ketat.”

Rumah sakit, yang telah terpukul keras oleh krisis kesehatan, dapat melanjutkan operasi elektif, yang sangat penting untuk pendapatan mereka, dan gimnasium dapat dibuka kembali dengan protokol baru.

Pada tahap kedua, berlaku untuk negara bagian dan wilayah dengan “tidak ada bukti kemunculan kasus kembali”, pedoman merekomendasikan melarang kelompok lebih dari 50 jika jarak sosial tidak praktis untuk diterapkan. Perjalanan yang tidak penting dapat dilanjutkan, sekolah dapat dibuka kembali dan bar-bar dengan “pengurangan ruang berdiri untuk pelanggan” dapat dibuka kembali.

Sedangkan tahap tiga mencakup penempatan staf di tempat kerja yang tidak terbatas. Seorang pejabat Gedung Putih menggambarkan pedoman itu sebagai konservatif dan mencatat bahwa mereka telah disetujui oleh para dokter top di gugus tugas virus corona presiden.

Trump mendorong agar ekonomi AS kembali berjalan setelah penguncian virus corona membuat jutaan orang Amerika menganggur. Lebih dari 20 juta orang telah mengajukan dana pengangguran di AS dalam sebulan terakhir dan lebih dari 90 persen negara tersebut berada di bawah perintah diam di rumah. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top