Follow our news chanel

Previous
Next

Ini tanggapan mahasiswa terkait pernyataan Sekda Lanny Jaya

Papua No. 1 News Portal | Jubi , 

Jayapura, Jubi – Mahasiswa Kabupaten Lanny Jaya meminta sekretaris daerah (Sekda) Kabupaten Lanny Jaya, Christian Sohilait mengecek dan mendengar keluhan masyarakat Pirime, Bugukgona, Ayumnati, dan Awina secara langsung.

“Pemerintah jangan mendengar dari para kepala suku saja, tetapi dengar keluhan masyarakat yang mengalami,”  kata koordinator aksi mahasiswa Lanny Jaya, Herdinus Wanimbo saat mengunjungi kantor redaksi Jubi, Kamis (25/10/2018).

Wanimbo mengatakan masyarakat yang berada di daerah Pirime, Bugukgona, Ayumnati, dan Awina, memiliki hak yang sama seperti masyarakat di Indonesia lainnya, seperti hidup tenang tanpa rasa takut beraktivitas.

“Pihak TNI/polri turun ke kampung berulang kali. Dalam sehari bisa tiga kali pemeriksaan. Hal ini membuat masyarakat ketakutan,” katanya

Wanimbo menjelaskan, apa yang mereka sampaikan berdasarkan laporan masyarakat. “Ketika kami, mahasiswa berkomunikasi dengan orangtua yang berada di tiga distrik, orangtua mengeluhkan hal itu,” katanya.

Wanimbo tak menampik jika selama ini TNI/Polri sudah menjaga keamanan masyarakat. Namun ia meminta agar saat melakukan operasi pihak keamanan memiliki informasi awal terlebih dahulu, siapa yang menjadi target. Bukan memeriksa warga terus menerus.

Loading...
;

“Setiap orang berhak untuk hidup serta berhak mempertahankan hidup dan kehidupannya. Apa yang terjadi di sana yaitu sekolah ditutup dan psikologis masyarakat terganggu,” katanya.

Sekretaris korlap, Metias Tabuni menambahkan dirinya tetap meminta pihak keamanan untuk menarik pasukannya dari Kabupaten Lanny Jaya.

“Jika pemerintahan mempertahankan prinsip untuk pihak keamanan tetap di sana, akvititas warga yang akan terganggu,” katanya.

Sebelumnya Sekda Kabupaten Lanny Jaya Christian Sohilait membantah terjadi kekerasan terhadap masyarakat di daerahnya. Sedangkan keberadaan TNI/Polri adalah sebagai penjamin keamanan.

“Jika bisa jamin kemanan di sana tidak ada masalah ditarik, namun jika situasi masih terancam oleh kelompok bersenjata, maka saya pikir TNI dan Polri punya kewajiban untuk melindungi masyarakat,”  (22/10/2018).(*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top