Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Ini yang dilakukan AS jika Korut menyerang

Ilustrasi, pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi
Jakarta, Jubi – Amerika Serikat telah mempertimbangkan dan meninjau rencana balasan terhadap serangan rudal balistik antarbenua Korea Utara, termasuk menggunakan 80 senjata nuklir ke Korut. Bob Woodward dalam bukunya “Rage” mengungkapkan rencana itu ketika ketegangan AS dan Korut memanas setelah Korut menguji rudal balistik antarbenua pada 2017.

Mengutip Menteri Pertahanan AS saat itu, Jim Mattis, Woodward yang seorang jurnalis itu menulis Komando Strategis AS di Omaha, Nebraska, telah dengan cermat meninjau dan mempelajari OPLAN 5027 untuk perubahan rezim di Korea Utara, termasuk respons AS terhadap serangan Korut yang dapat mencakup penggunaan 80 senjata nuklir, menurut laporan KBS.

Baca juga :Korut mengaku sukses uji peluncuran roket ganda

Ini yang dilakukan AS jika Korut menyerang 1 i Papua

Korut sebut AS tak punya kedudukan komentari masalah dengan Korsel 

Partai buruh di Korut sebut tidak tepat AS kritik China

Washington juga telah memperbarui rencana serangan terhadap Korut, kata Woodward dalam bukunya, berdasarkan wawancara dengan Presiden AS Donald Trump, dikutip dari Kyodo News, 15 September 2020.

Sedangkan Korean Herald, menyebut Woodward mengungkapkan bahwa purnawirawan Jenderal Vincent Brooks, yang memimpin Pasukan AS-Korea dari 2016 hingga 2018, memerintahkan pasukan untuk menembakkan rudal taktis presisi tinggi yang menempuh jarak 300 kilometer sebelum jatuh ke Laut Timur Korea. Penembakan rudal AS itu adalah respons atas uji coba rudal balistik antarbenua pertama Korea Utara pada 4 Juli 2017, yang diyakini mampu mencapai AS.

Loading...
;

“Itu adalah jarak yang tepat antara titik peluncuran rudal AS dan lokasi uji coba rudal Korea Utara, serta tenda tempat foto satelit menunjukkan Kim Jong Un sedang menyaksikan peluncuran rudal,” tulis Woodward, menurut kutipan yang diperoleh oleh Kantor Berita Yonhap.

Woodward mengatakan peluncuran rudal AS sebagai pesan yang jelas bahwa Kim Jong Un perlu mengkhawatirkan keselamatan pribadinya. Tidak diketahui apakah Korea Utara menerima pesan tersebut.

Trump mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Woodward pada 13 Desember 2019 bahwa pemimpin Korea Utara Kim Jong Un “benar-benar siap” untuk berperang dengan Amerika Serikat, tetapi itu dapat dihindari karena pertemuan pertama mereka pada Juni 2018 di Singapura.

Presiden Trump juga membenarkan ketika Woodward bertanya apakah Kim Jong Un memberi tahu Trump secara langsung tentang kesiapannya untuk berperang.

“Dan dia berharap untuk lanjut (berperang). Tapi kami bertemu,” tulis Woodward mengutip ucapan Trump.

Tercatat Kim Jong Un juga mengatakan kepada Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo bahwa dia siap untuk berperang dan Pompeo kemudian mengatakan kepada seorang rekan bahwa dia tidak tahu apakah itu nyata atau gertakan, menurut buku Woodward.

Woodward juga menulis bahwa Donald Trump telah memerintahkan Menteri Pertahanan Jim Mattis menggunakan rudal pencegat konvensional untuk menembak jatuh setiap rudal Korea Utara yang menuju Amerika Serikat. (*)

Editor : Edi Faisol

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top