Follow our news chanel

Previous
Next

Iran bantah terlibat di balik aksi brutal di kedutaan besar AS

Bendera Iran, pixabay.com
Iran bantah terlibat di balik aksi brutal di kedutaan besar AS 1 i Papua
Bendera Iran, pixabay.com

Sehari sebelumnya, tepatnya Selasa, (31/12/2019) Trump mencuit di Twitter yang menyebut Iran membunuh seorang kontraktor Amerika dan melukai banyak orang

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Dubai, Jubi – Iran membantah berada di balik aksi protes yang disertai kekerasan di Kedutaan Besar AS di Irak pada Selasa (31/12/2019). Teheran memperingatkan bisa melancarkan aksi balasan setelah Presiden Donald Trump menyalahkan Iran atas serangan di kantor misi AS tersebut.

“Pejabat Amerika memiliki kelancangan yang luar biasa untuk menyangkutpautkan Iran dengan aksi protes rakyat Irak terhadap kekejaman (Washington) yang menewaskan sedikitnya 25 warga Irak …,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Abbas Mousavi.

Baca juga : Iran batasi akses internet hadapi rencana aksi protes lanjutan

Presiden Macron desak Iran bebaskan warga Prancis

AS dan Iran gelar pertukarkan tahanan

Loading...
;

Tercatat massa yang dipimpin oleh milisi dukungan Iran mengekspresikan kemarahan mereka atas serangan udara AS terhadap pangkalan militer di Irak dan Suriah, dengan melemparkan batu dan membakar pos keamanan di Kedutaan Besar AS di Baghdad.

“Mousavi menepis tuduhan pejabat Amerika terhadap negara kami, memperingatkan segala reaksi atau salah perhitungan oleh pejabat AS dan meminta Gedung Putih mempertimbangkan kembali kebijakan desktruktifnya di kawasan tersebut,” bunyi pernyataan itu.

Sehari sebelumnya, tepatnya Selasa, (31/12/2019) Trump mencuit di Twitter yang menyebut Iran membunuh seorang kontraktor Amerika dan melukai banyak orang. “Kami merespons keras, dan akan selalu merespons. Kini Iran merancang serangan terhadap Kedutaan Besar AS di Irak,” ciut Trump.

Trump lantas mencuitkan Iran bertanggung jawab penuh atas nyawa yang hilang, di fasilitas kami. “Mereka akan membayar “SANGAT MAHAL! Ini bukan Peringatan, ini sebuah Ancaman!” tulis Trump menegaskan. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top