Iran fatwakan perempuan harus pakai hijab, meski di kartun

Perempuan Arab, Papua
Ilustrasi, pixabay.com

Papua No.1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei baru-baru ini mengeluarkan fatwa yang menyatakan bahwa perempuan dalam kartun dan film animasi harus mengenakan hijab.

Fatwa tersebut sebagai respons pertanyaan melalui aplikasi Telegram mengenai penggunaan hijab dalam film animasi.

“Apakah hijab perlu untuk karakter dalam film animasi (lukisan tiga dimensi yang berasal dari karya seorang seniman?),” tulis seorang penanya kepada Khamenei.

Khamenei mengatakan hijab dalam situasi hipotesis seperti itu tidak diperlukan. “Namun mengamati hijab dalam animasi diperlukan karena konsekuensi dari tidak mengenakan hijab,” kata Khamenei menjawab pertanyaan itu seperti mengutip Al Arabiya.

Baca juga : Atlet perempuan Iran peraih medali olimpiade membelot 

Patriarki dan korupsi, partisipasi perempuan dalam politik PNG terhambat

Loading...
;

Perempuan ikon feminis ekonomi ini jadi Menkeu AS

Hukum Islam yang berlaku Iran sejak revolusi 1979 mengharuskan perempuan mengenakan hijab hingga menutup bagian kepala dan leher. Perempuan yang membiarkan rambutnya tidak tertutup saat berada di tempat umum akan menjadi sasaran pelecehan.

Namun dalam dua dekade terakhir, banyak perempuan telah menentang penggunaan hijab dan cadar. Perempuan di Teheran dan kota-kota besar lainnya hanya mengenakan pashmina.

Perempuan di Iran menjadi sasaran pelecehan baik oleh polisi maupun pria di jalan karena dianggap tidak mengenakan hijab dengan ‘benar’.

Pada Oktober lalu seorang perempuan ditangkap saat bersepeda tanpa mengenakan hijab. Video yang beredar di media sosial mengatakan jika sikap perempuan itu ‘menghina Islam’.

Dalam video pendek yang beredar di media sosial saat itu, seorang perempuan yang identitasnya tidak diungkap itu tampak berambut panjang tengah bersepeda melintasi depan masjid.

“Seseorang yang baru-baru ini melanggar norma dan menghina hijab di wilayah ini telah ditangkap,” kata Gubernur Najafabad, Mojataba Raei kepada kantor berita IRNA. (*)

CNN Indonesia

Editor  : Edi Faisol

 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top