Iran menangkap dalang pembunuh ilmuwan nuklir

Borgol Papua
Ilustrasi borgol, pixabay.com

Papua No.1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Pemerintah Iran mengklaim telah menangkap dalang pembunuhan ilmuwan nuklir Mohsen Fakhrizadeh, yang terjadi sejak lebih dari sepekan lalu. Hal itu diungkapkan oleh penasehat Ketua Parlemen Iran, Hossein Amir-Abdollahian yang dikutip kantor berita Reuters.

Hossein mengatakan ada lebih dari satu orang yang terlibat dalam pembunuhan pada tanggal 27 November 2020 itu. Ia memastikan mereka akan dihukum sesuai kejahatan yang mereka perbuat terhadap Mohsen Fakhrizadeh.

“Para dalang di balik pembunuhan tersebut, beberapa sudah diidentifikasi dan bahkan ditangkap oleh aparat keamanan. Mereka tidak akan lepas dari jeratan hukum,” ujar Hossein, Selasa, (8/12/ 2020). Kemarin.

Baca juga : Pejabat AS benarkan Israel di balik pembunuhan ilmuwan Iran

Iran tolak renegosiasi nuklir dengan pemerintahan Joe Biden

Arab Saudi dan China kerja sama mengolah bahan baku nuklir

Loading...
;

Meski Hossein belum menyebut para dalang di balik pembunuhan Mohsen Fakhrizadeh, namun selama ini Iran kerap menuding Israel dan Amerika sebagai dalang di balik pembunuhan Mohsen Fakhrizadeh.

Dua hari lalu, Wakil Komandan Garda Revolusi iran, Ali Fadavi, mengklaim bahwa tidak ada pembunuh yang diturunkan langsung ke lapangan untuk menghabis Mohsen Fakhrizadeh. Sebaliknya, Mohsen Fakhrizadeh dibunuh dengan teknologi kecerdasan buatan dan senapan otomatis jarak jauh.

“Tidak ada teroris yang diturunkan ke di lapangan dalam pembunuhan itu. Fakhrizadeh sedang menyetir mobil ketika sebuah senjata menggunakan kamera tingkat tinggi diarahkan padanya. Tembakan mesin diletakkan di sebuah truk pick-up dan dikendalikan oleh sebuah satelit,” kata Ali Fadavi.

Motif di balik pembunuhan itu masih kabur hingga sekarang. Beberapa menduga hal itu berkaitan dengan keterlibatan Mohsen Fakhrizadeh di berbagai proyek nuklir Iran. Apalagi, beberapa waktu terakhir, Iran melanggar Kesepakatan Nuklir JCPOA dengan terus melanjutkan program pengayaan nuklir hingga keluar batas yang ditetapkan.

Tercatat Mohsen Fakhrizadeh sendiri bukan ilmuwan nuklir Iran pertama yang dibunuh atau dicoba dibunuh. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top