Iran penjarakan pengunggah video serangan terhadap pesawat Ukraina

papua
Puing pesawat penerbangan - Antara.
Iran penjarakan pengunggah video serangan terhadap pesawat Ukraina 1 i Papua
Puing pesawat penerbangan sipil Ukraina yang jatuh setelah diduga ditembak roket Iran, pekan lalu – Antara.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Dubai, Jubi – Seorang pengunggah rekaman video serangan roket terhadap pesawat Ukraina dijebloskan ke penjara oleh Pasukan Pengawal Revolusi Iran. Pasukan elit Iran tersebut merupakan pihak yang bertanggung jawab terhadap serangan yang menewaskan 176 penumpang pesawat pada pekan lalu itu.

Kejadian penangkapan tersebut dilaporkan Kantor Berita Fars pada Selasa (14/1/2020) waktu setempat. Fars tidak menginformasikan lebih lanjut mengenai identitas dan proses penangkapan terhadap penggugah video. Mereka hanya menyebut hasil penyelidikan terhadap serangan roket akan diumumkan kepada masyarakat.

Pada bagian lain, Kantor Berita Reuters melaporkan, pesawat tempur Israel membombardir Pangkalan Udara Utama T4 di Suriah, Selasa waktu setempat.  Namun, sejumlah roket berhasil ditembak jatuh oleh Militer Suriah sehingga serangan hanya menyebabkan kerusakan material.

Jurubicara Militer Suriah menyebut ada empat roket menghantam pangkalan mereka, tetapi pertahanan udara negara itu mampu mencegat sejumlah roket lainnya. Stasiun TV pemerintah, sebelumnya merahasiakan dalang serangan tersebut.

Israel kerap membombardir milisi dukungan Iran di Suriah.  Tujuan mereka ialah mengakhiri keberadaaan militer Teheran di negara tersebut. Pangkalan udara T4, yang menurut sumber intelijen Barat digunakan sebagai basis Pasukan Pengawal Revolusi Iran, dihantam berkali-kali oleh Israel dalam beberapa tahun belakangan.

Pihak Israel pernah menyebut Iran menggunakan pangkalan udara T4 untuk mengirim senjata ke Hizbullah. Kelompok Milisi Syiah Lebanon tersebut berperang melawan Israel selama sebulan pada 2006.

Loading...
;

Reuters juga melaporkan, sejumlah roket Iran buatan Rusia, Katyusha membombardir Pangkalan Militer Taji di utara Baghdad pada hari yang sama. Belum ada pihak mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Namun, koalisi pimpinan Amerika Serikat yang memerangi kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) memastikan tidak ada pasukan mereka menjadi korban dalam serangan tersebut. (*)

 

Editor: Aries Munandar

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top