Follow our news chanel

Previous
Next

Istana berusia 160 tahun ini ikut hancur akibat ledakan di Beirut

Papua
Ilustrasi retak akibat gempa, pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jakarta, Jubi – Istana Sursock yang berusia 160 tahun menjadi salah satu bangunan yang hancur terkena ledakan dahsyat di pelabuhan Beirut, Libanon pada Selasa (4/8) pekan lalu. Tercatat istana dari era Kekaisaran Ottoman itu juga sempat hancur saat perang saudara di Libanon pada 1975 hingga 1990. Sebelumnya membutuh waktu 20 tahun untuk memulihkan bangunan istana haritage itu.

“Dalam sekejap, semuanya hancur lagi,” kata Roderick Sursock, keturunan pemilik Istana Sursock.

Berita terkait : Ledakan di Beirut, ini pengakuan kapten kapal pengangkut amonium nitrat

Korban meninggal ledakan di Beirut bertambah menjadi 135 orang

Banyak memakan korban, ini kesaksian ledakan di Beirut

Associated Press menyebut ledakan dahsyat yang terjadi pada Selasa pekan lalu menimbulkan kerusakan di bagian langit-langit, lantai, dan beberapa dinding runtuh. Tingkat kerusakan akibat ledakan disebut 10 kali lebih buruk dibandingkan terimbas perang saudara.

Loading...
;

Istana Sursock merupakan bangunan bertingkat tiga yang populer di Beirut yang dibangun pada 1860 yang berada di perbukitan dan menghadap pelabuhan Beirut.

Situs warisan budaya ini menyimpan beragam karya seni era Ottoman, marmer, dan lukisan dari Italia selama tiga generasi terakhir.

Istana Sursock merupakan bangunan ikonik yang kerap digunakan untuk pesta pernikahan dan resepsi yang menjadi destinasi wisatawan di Beirut. Istana Sursock berada tak jauh dari museum Sursock.

“Istana ini rusak parah sehingga membutuhkan pemulihan yang lama, mahal, dan rumit, seperti membangun kembali dari awal,” ujar Roderick .

Keluarga Ortodoks Yunani yang berasal dari ibu kota Bizantium, Istanbul sempat menetap di Beirut pada 1714 dan mendirikan istana Sursock sebagai tempat tinggal.

Ledakan yang terjadi di gudang penyimpanan ribuan amonium nitrat menewaskan sedikitnya 150 orang, 6.000 luka-luka dan ratusan lainnya kehilangan rumah. (*)

CNN Indonesia

Editor : Edi Faisol

 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top