Follow our news chanel

Jaksa tahan dua tersangka kasus korupsi KPU Sarmi

Ilustrasi korupsi Papua
Ilustrasi korupsi- Jubi/tempo.co.
Jaksa tahan dua tersangka kasus korupsi KPU Sarmi 1 i Papua
Ilustrasi korupsi- Jubi/tempo.co

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua akhirnya menahan dua dari tiga tersangka dugaan korupsi dana hibah, baik APBD maupun APBN, saat pelaksanaan pilkada bupati tahun 2016 sebesar Rp27 miliar di lingkungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sarmi. Dua tersangka tersebut adalah Rahmi Utami (RU) dan George Ronald Weyasu (GRW).

Hal ini dikatakan Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Papua, Bangkit Sormin kepada wartawan, Senin (22/7/2019) di kantor Kejaksaan Tinggi Papua.

“Ada tiga tersangka, tetapi hari ini baru kami tahan dua tersangka sedangkan Agustina Hindom (AH) belum bisa ditahan karena ada kemalangan (kedukaan) di keluarga sehingga kita dengan rasa kemanusiaan memberikan waktu,” katanya.

Dikatakan, tiga orang tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka sejak Januari 2019 dan baru ditahan hari ini.

“Kalau GRW ditetapkan sebagai tersangka dengan jumlah kerugian negara sekitar Rp10 miliar. Sedangkan RU disangkakan telah merugikan negara Rp 23 miliar,” ujarnya.

Khusus RU, kata Bangkit Sormin, pihaknya menyangkakan RU telah melakukan pertanggungjawaban fiktif dan mark up terhadap sisa anggaran tahapan Pemilukada saat menjabat sebagai Plt. Sekretaris KPU Kabupaten Sarmi, Oktober 2016 hingga Juni 2017.

Loading...
;

“Kemungkinan bisa ada tersangka baru. Kita lihat saja nanti fakta-fakta di persidangan,” timpal Kepala Kejati Papua, Heffinur.

Dalam pemberitaan Jubi sebelumnya, pihak Kejaksaan Tinggi Papua dalam proses penyidikan terungkap dana yang tidak bisa dipertanggungjawabkan mencapai Rp 27 miliar, yang berasal dari dana hibah APBD dan APBN sebesar Rp 38 miliar yang dikelola KPU saat pelaksanaan pilkada di Kabupaten Sarmi.

Dana hibah APBD dan APBN yang diterima KPU Sarmi tahun 2016 itu dicairkan dua kali, yakni Rp 12 miliar oleh GRW (mantan Sekretaris KPU Sarmi) di tahun 2016 dan sisanya dicairkan oleh RU di tahun 2017.

KPU Sarmi pada tahun 2016 menerima hibah sebesar Rp 38 miliar yang berasal dari APBD sebesar Rp 36 miliar dan dana dari APBN sebesar Rp 2 miliar. (*)

Editor: Edho Sinaga

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top