HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Jangan mengalihkan isu rasisme dengan menuduh pihak lain

Anggota DPR Papua, Laurenzus Kadepa - Jubi. Dok
Jangan mengalihkan isu rasisme dengan menuduh pihak lain 1 i Papua
Anggota DPR Papua, Laurenzus Kadepa – Jubi. Dok

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Anggota Komisi Bidang Pemerintahan, Politik, Hukum dan HAM DPR Papua, Laurenzus Kadepa meminta Pemerintah Pusat tak menuduh pihak lain terlibat dalam aksi rasisme pada mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang.

Menurutnya, lebih baik Pemerintah fokus untuk menuntaskan kasus ini daripada mengalihkan isu dengan menuduh pihak-pihak yang tak ada hubungannya dengan kasus tersebut. Apalagi ia menilai, insiden di Surabaya  merupakan akumulasi kekecewaan seluruh orang Papua terhadap perlakuan diskriminasi, persekusi dan rasisme yang mereka hadapi ini.

Jangan mengalihkan isu rasisme dengan menuduh pihak lain 2 i Papua

“Jangan melempar kesalahan kepada pihak lain. Menuduh orang lain sebagai provokator, dalang di balik kerusuhan dan menyebut pihak asing terlibat. Veronica Koman, Benny Wenda, KNPB, dan ULMWP jangan terkesan dijadikan pengalihan isu,” kata Kadepa kepada Jubi, Kamis (12/9/2019).

Kata Kadepa, akar masalah sebenarnya adalah rasisme yang hingga kini penyelesaiannya tak ada kejelasan. Proses hukum terhadap para tersangka baik dari warga sipil dan oknum aparat keamanan yang diduga terlibat ujaran rasis juga tak dijelaskan secara transparan kepada publik.

“Intinya dari semua itu, negara mesti serius. Hingga kini proses hukum terhadap para tersangka belum diketahui perkembangannya sejauh mana,” ujarnya.

Akhir pekan lalu, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan, apa yang terjadi di Papua dan di luar Papua didesain oleh kelompok yang ada di Papua. Ia mengklaim telah mendapat data jika Benny Wenda, ULMWP dan KNPB turut bermain dalam kasus ini.

Loading...
;

“AMP (Aliansi Mahasiswa Papua) juga dikerahkan oleh mereka. Kami sudah tahu nama-namanya. Kami akan tegakkan hukum kepada mereka. Ini akan terus terjadi kalau seandainya kami tidak menegakkan hukum,” kata Tito di Jayapura. (*)

Editor: Edho Sinaga

 

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa