Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Jaringan Damai Papua: Pendidikan dan kesehatan di Papua masih karut marut

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Ketua Jaringan Damai Papua (JDP) Pastor Neles Tebay mengatakan, pelaksanaan pelayanan pendidikan dan kesehatan di Papua secara keseluruhan masih karut marut dan belum tertata dengan baik.

“Saya melihat seperti itu. Belum ada koordinasi yang dibangun secara maksimal oleh seluruh komponen yang berhubungan dengan bidang tersebut,” kata Pastor Neles Tebay kepada Jubi belum lama ini di Jayapura.

Jaringan Damai Papua: Pendidikan dan kesehatan di Papua masih karut marut 1 i Papua

Pastor Neles menambahkan, pelayanan pendidikan maupun kesehatan seharusnya ada sinergitas antara pemerintah, pihak sekolah ataupun pihak rumah sakit dan puskesmas, tenaga pendidik dan perawat bersama masyarakat setempat yang menjadi dasar pelayanan.

“Jangan lupa tokoh adat dan pemuka agama juga mesti dilibatkan sehingga pergumulan suatu masalah dapat diselesaikan bersama. Entah itu soal pendidikan maupun kesehatan,” ujarnya.

Selama ini menurut Pastor Neles, hal ini belum dilakukan sehingga proses layanan baik pendidikan maupun kesehatan tidak berjalan dengan baik. Bahkan tidak menyentuh masyarakat secara keseluruhan.

“Saya lihat pemerintah hanya tahu membuat program tetapi dalam menyusun program tersebut tidak melibatkan para penerima layanan. Ini yang salah, makanya layanan pendidikan dan kesehatan masih karut marut hingga saat ini,” katanya.

Loading...
;

Sebelumnya Sekretaris Komisi V DPR Papua bidang Pendidikan, Nason Uti berharap, Pemerintah Provinsi Papua dan kabupaten/kota harus mampu memperbaiki kondisi pendidikan di Papua, terutama di wilayah pedalaman.

 Apalagi, saat ini Pemerintah Pusat telah memberikan Undang-Undang dan Dana Otonomi Khusus (Otsus) kepada Provinsi Papua sehingga harus ada sesuatu perubahan yang dilakukan di Papua.

“Pendidikan ini memang tanggungjawab semua pihak, terutama Pemerintah Provinsi Papua dan kabupaten/kota. Pemerintah harus bisa memperbaiki kondisi pendidikan di Papua,” kata Nason kepada Jubi belum lama ini.

Namun menurutnya, pemerintah jangan hanya memperhatikan pendidikan sekolah-sekolah negeri, namun juga sekolah swasta yang ada dibawah berbagai yayasan. Baik itu yang ada dibawah Yayasan Kristen dari berbagai denominasi gereja yang ada di Papua serta yayasan lainnya.

“Pemerintah jangan hanya memperhatikan sekolah negeri, tapi juga yang dikelola yayasan. Tolak ukur pendidikan bukan di kota, tapi di kampung,” ujarnya. (*)

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top