Jemaat evaluasi pelayanan GKI Eklesia Doyo Baru

Papua
Sekretaris GKI Klasis Waibhu Moi (menabuh tifa) membuka Sidang Jemaat VII GKI Eklesia Doyo Baru, Sabtu (28/11/2020) - Jubi/Engelbert Wally.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Gereja Kristen Injili atau GKI Eklesia Doyo Baru menggelar Sidang Jemaat VII. Seremoni pembukaan sidang dipimpin Sekretaris GKI Klasis Waibu Moi Pendeta Rosalina Wabdaron.

“Ini merupakan agenda rutin (tahunan). Sidang akan membahas dan mengevaluasi program kerja pelayanan kepada jemaat,” kata Wabdaron, saat membuka sidang, Sabtu (28/11/2020).

Sidang diikuti utusan jemaat, badan pekerja klasis, majelis jemaat, panitia pembangunan gereja, serta perwakilan kelompok. Mereka membahas sejumlah program kerja yang belum pernah dievaluasi pada sidang sebelumnya.

“Program kerja yang sudah pernah dievaluasi tidak lagi dibahas pada sidang kali ini. (Peserta sidang) hanya menilai dan memberikan masukan terhadap program kerja yang dilaksanakan pada waktu mendatang,” ujar Wabdaron.

Sidang jemaat juga digelar oleh sejumlah pengurus GKI di Klasis Waibu Moi dan klasis lain pada akhir bulan ini hingga pekan kedua Desember. Hasil sidang-sidang jemaat tersebut juga akan menjadi bahan pada rapat kerja Klasis dan Sinode GKI di Tanah Papua.

“Penutupan pelayanan pada tahun ini berlangsung pada 12 Desember. GKI Klasis Waibu Moi akan menyampaikannya langsung kepada seluruh warga gereja di klasis ini,” lanjut  Wabdaron.

Ketua Majelis Jemaat GKI Eklesia Doyo Baru Pendeta Jice Deda mengaku beberapa program kerja tidak berjalan optimal karena pandemi Covid-19. Karena itu, dia berharap pelayanan dapat kembali berjalan normal pada setahun ke depan.

Loading...
;

“Sebagai majelis jemaat, kami berharap pelayan unsur dan jemaat tetap solid dan kompak dalam setiap pelayanan. Semua itu (kerja-kerja pelayanan tersebut) untuk kehormatan dan kemuliaan Tuhan,” kata Jice.

Ketua Panitia Sidang Jemaat VII GKI Eklesia Doyo Baru Rudi Julius Sokoy menambahkan sidang digelar berdasar tata Gereja GKI di Tanah Papua. Adapun pembiayaannya sekitar Rp56,7 juta yang berasal dari kas jemaat, usaha dana panitia, dan donatur. (*)

 

Editor: Aries Munandar

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top