Follow our news chanel

Jembatan Kali Wolo rusak, jalur transportasi darat dari Wamena ke Kobakma terputus

Jembatan Kali Wolo yang terbuat dari kayu rusak dan tidak bisa dilintasi mobil sejak Sabtu (22/6/2019) karena gelagar bentang jembatan itu patah. - Jubi/Dok Asri Gombo
Jembatan Kali Wolo rusak, jalur transportasi darat dari Wamena ke Kobakma terputus 1 i Papua
Jembatan Kali Wolo yang terbuat dari kayu rusak dan tidak bisa dilintasi mobil sejak Sabtu (22/6/2019) karena gelagar bentang jembatan itu patah. – Jubi/Dok Asri Gombo

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Jembatan kayu Kali Wolo di Distrik Wolo, Kabupaten Jayawijaya, Papua rusak berat sejak Sabtu (22/6/2019). Akibatnya, jalur transportasi darat dari Kabupaten Jayawijaya menuju Kobakma, ibukota Kabupaten Mamberamo Tengah lumpuh, karena seluruh mobil dari Jayawijaya tertahan di Wolo.

Asri Gombo, salah satu tokoh pemuda dari Distrik Wolo, menyatakan jembatan Kali Wolo rusak berat setelah gelagar bentang jembatan patah. Akibatnya, bentang jembatan Kali Wolo itu miring dan tidak bisa dilalui mobil

Asri menyebut, kerusakan jembatan itu membuat kendaraan dari Wamena yang sedang dalam perjalanan menuju Ilugwa, Kabupaten Mamberamo Tengah, tertahan di Wolo. Mobil tidak berani menyeberangi jembatan yang bentangnya telah miring itu.

Sejumlah mobil yang mengangkut para pedagang dan pegawai yang hendak pergi ke Kobakma mengurungkan niat mereka, dan memilih kembali ke Wamena. “Pada 22 Juni 2019, jalur transportasi darat dari Wamena menuju Kobakma lumpuh total,” ujar Asri.

Weki Gombo, tokoh pemuda lainnya, menyebut jembatan Kali Wolo adalah jembatan kayu yang dibangun warga secara swadaya. Sejak empat tahun terakhir, struktur jembatan itu mulai rusak, namun para warga tidak mampu lagi memperbaikinya.

Weki menyatakan jembatan kayu buatan warga itu memang tidak lagi memadai dibandingkan dengan berbagai jenis mobil yang kini kerap melintasi jalur perjalan darat dari Wamena menuju Kobakma itu. Weki menyebut, semakin banyak kendaraan besar seperti truk yang melintasi jembatan itu, dengan membawa muatan seperti barang dagangan dan barang bahan bangunan.

Loading...
;

“Jadi jembatan itu seharusnya sudah dibangun secara permanen, dengan bahan baton. [Jika melihat jenis dan tonase kendaraan yang melintas], tidak mungkin lagi mengharapkan warga membangun jembatan berbahan kayu,”ungkap Weki melalui sambungan selulernya.

Asri dan Weki meminta Bupati Jayawijaya, Bupati Mamberamo Tengah dan Pemerintah Provinsi Papua bekerjasama membangun jembatan permanen di Kali Wolo. “Harapan kami, dalam waktu dekat [kedua bupati] mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan kerusakan jembatan itu, sebelum kerusakan jembatan itu memakan korban,” ujar Asri. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top