Follow our news chanel

Previous
Next

Jenderal penting Iran tewas dalam serangan roket di Irak

Ilustrasi stop serangan teror, pixabay.com
Jenderal penting Iran tewas dalam serangan roket di Irak 1 i Papua
Ilustrasi serangan tentara, pixabay.com

Tercatat komandan milisi Irak, Abu Mahdi al-Muhandis, juga terbunuh dalam serangan itu.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Baghdad, Jubi – Kepala Pasukan Elit Quds Iran, Mayor Jenderal Qassem Soleimani, tewas dalam serangan udara oleh Amerika Serikat terhadap konvoi kedua petinggi militer itu di Bandara Baghdad, Jumat, (3/1/2020). Tercatat komandan milisi Irak, Abu Mahdi al-Muhandis, juga terbunuh dalam serangan itu.

“AS dan Israel adalah musuh yang bertanggung jawab atas pembunuhan mujahidin Abu Mahdi al-Muhandis dan Qassem Soleimani,” kata juru bicara kelompok payung Pasukan Mobilisasi Populer, Ahmed al-Assadi.

Baca juga : Iran bantah terlibat di balik aksi brutal di kedutaan besar AS

Presiden Macron desak Iran bebaskan warga Prancis

AS dan Iran gelar pertukarkan tahanan

Loading...
;

Markas militer AS Pentagon memberikan pernyataan serangan itu ditujukan untuk menghalangi rencana serangan oleh Iran pada masa depan.

Berdasarkan keterangan kelompok paramiliter Irak, tiga buah roket menghantam Bandara Internasional Baghdad sehingga menewaskan dua tamu serta lima orang lainnya yang merupakan anggota kelompok paramiliter itu.

Selain memakan korban jiwa, roket yang mendarat di dekat terminal kargo itu juga mengakibatkan dua unit kendaraan terbakar serta melukai sejumlah orang.

Soleimani, yang memimpin Pasukan Pengawal Revolusioner Iran untuk urusan luar negeri serta memegang peranan kunci dalam pertempuran di Suriah dan Irak, hal itu membuat dirinya memperoleh ketenaran di dalam dan luar negeri. Ia berperan dalam penyebaran pengaruh Iran di kawasan Timur Tengah, yang berusaha dikendalikan Amerika Serikat dan dua musuh Iran di kawasan, yaitu Arab Saudi dan Israel.

Sejak 1998, Soleimani menjadi Kepala Pasukan Elit Quds, jabatan yang tidak terlalu mencolok untuknya agar bisa terus menguatkan ikatan Iran dengan Hizbullah di Lebanon, pemerintahan Presiden Suriah Bashar al-Assad, serta kelompok milisi Syiah di Irak.

Sebelumnya, Soleimani berulang kali selamat dari upaya pembunuhan yang direncanakan oleh AS, Israel, dan Arab Saudi selama dua dekade terakhir. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top