HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Jumlah kematian akibat campak di Samoa terus meningkat

Hingga Minggu sore (1/12/2019), jumlah korban yang meninggal dunia akibat wabah campak mencapai 48 orang. - 1 NEWS
Jumlah kematian akibat campak di Samoa terus meningkat 1 i Papua
Hingga Minggu sore (1/12/2019), jumlah korban yang meninggal dunia akibat wabah campak mencapai 48 orang. – 1 NEWS

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Apia, Jubi – Jumlah korban campak di Samoa terus bertambah dalam 24 jam terakhir, hingga Minggu sore (1/12/2019).

Hal ini dibenarkan dengan adanya pengumuman wabah campak terbaru dari National Emergency Operation Centre (NEOC), yang dikeluarkan pada Minggu sore.

Jumlah kematian akibat campak di Samoa terus meningkat 2 i Papua

“Hingga saat ini, sudah 48 kematian terkait campak yang telah dilaporkan, dengan empat kematian dalam 24 jam terakhir,” menurut pengumuman pembaruan itu.

Sejak wabah dimulai, Kementerian Kesehatan telah melaporkan ada 3.530 kasus campak. Sebanyak 173 di antaranya dicatat dalam 24 jam sebelum pengumuman itu.

“Saat ini ada 191 pasien campak yang rawat inap di semua fasilitas kesehatan,” bunyi pengumuman itu.

“Jumlah total kasus campak yang pernah dirawat di semua rumah sakit yang tercatat untuk wabah campak, sampai saat ini adalah 1.048. Dari jumlah itu, 809 pasien telah dipulangkan.”

Loading...
;

Sementara itu, otoritas kesehatan di Tonga berkata mereka hampir mencapai target imunisasi campak mereka, dan berharap jumlah kasus baru akan segera berkurang, menurut liputan RNZI.

Sampai minggu ini, ada 394 kasus campak yang dilaporkan, dengan dua orang dirawat di rumah sakit di Tonga.

Awal bulan ini, CEO Kementerian Kesehatan Tonga, Siale ‘Akau’ola, berkata kementeriannya perlu memberikan vaksinasi ulang kepada hingga 15.000 orang setelah beberapa imunisasi di masa lalu tampaknya tidak efektif.

Di Fiji, sudah ada 14 kasus campak yang dikonfirmasikan, termasuk dua di Suva.

Pemerintah Fiji mengatakan pasien terakhir yang dilaporkan adalah seorang pria, 36 tahun, dari subdivisi Serua/Namosi, dimana 12 kasus lainnya telah dikonfirmasikan.

Pejabat Kementerian Kesehatan Fiji, Sunil Chandra, mengatakan pemerintah telah mengambil tindakan pencegahan untuk menghindari wabah itu dari menyebar ke seluruh ibu kota. Ada lebih dari 175.000 orang yang tinggal di Suva, termasuk di pinggiran-pinggiran kota.

Vaksin campak di Fiji saat ini terbatas persediaannya dan hanya diberikan kepada kelompok-kelompok prioritas, yaitu penduduk setempat di Serua/Namosi, anak-anak berusia antara enam bulan dan tiga tahun, dan orang-orang yang bepergian ke luar negeri.

Pembatasan imunisasi ini akan diangkat setelah stok vaksin baru tiba akhir pekan ini, kata pemerintah. (Samoa Observer)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pengumuman Lagu
"Tanah Papua"

Sehubungan dengan akan dilakukannya pendaftaran lagu “Tanah Papua” yang diciptakan oleh Bapak Yance Rumbino pada Direktorat kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, untuk itu disampaikan kepada seluruh pihak masyarakat yang mengklaim sebagai pencipta lagu “Tanah Papua”, diberi kesempatan untuk mengajukan klaim atau sanggahan lagu tersebut.