Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Jumlah PDP Corona di Papua bertambah menjadi 5 orang

Foto ilustrasi. - pixabay.com
Jumlah PDP Corona di Papua bertambah menjadi 5 orang 1 i Papua
Foto ilustrasi. – pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Pemerintah Provinsi Papua merilis data terbaru kasus infeksi virus Corona atau COVID-19. Hingga Rabu (18/3/2020), rumah sakit di Papua telah merawat liam Pasien Dalam Pengawasan atau PDP COVID-19.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Papua, Hery Dosinaen seusai mengikuti dialog di TVRI Jayapura pada Rabu malam. Dosinaen menyatakan kelima pasien itu dirawat secara terpisah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura, RS Dian Harapan Jayapura, RSUD Merauke, dan RSUD Biak Numfor.

Jumlah PDP Corona di Papua bertambah menjadi 5 orang 2 i Papua

“Jadi di Jayapura ada dua pasien. Di Merauke [ada] dua pasien, dan di Biak satu pasien,” kata Dosinaen.

Ia menyatakan spesimen kelima PDP COVID-19 itu sudah dikirim ke Jakarta untuk diperiksa laboratorium. Dosinaen menyatakan dibutuhkan waktu satu atau dua hari untuk mengetahui hasil pemeriksaan laboratorium itu. “Biaya pengiriman spesimen sepenuhnya ditanggung Kementerian Kesehatan,” ujar Dosinaen.

Terkait kabar yang menyebutkan spesimen PDP COVID-19 di Biak yang belum bisa dikirimkan ke Jakarta karena tidak ada biaya pengiriman, Dosinaen menyatakan ia belum mendengar informasi itu. “Nanti Satuan Tugas COVID-19 Paua akan cek informasi itu. Kami akan langsung kontak bupatinya, agar ada langkah yang diambil,” katanya.

Saat ditanya soal berapa anggaran yang disiapkan Pemerintah Provinsi Papua bagi Satuan Tugas COVID-19 Papua, Dosinaen menyatakan pihaknya akan membahas rencana pembiayaan itu dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua. Menurutnya, Pemerintah Provinsi Papua dan DPR Papua akan bertemu pada Kamis (19/3/2020).

Loading...
;

Dosinaen menyatakan selama ini Satuan Tugas COVID-19 Papua telah bekerja dengan pembiayaan dari Dinas Kesehatan Papua. “Memang pembiayaan ada di Dinas Kesehatan. Akan tetapi, itu belum bisa mengakomodir semua kebutuhan. Yang terpenting, sekarang semua bekerja dulu untuk penanganan secepatnya,” ujarnya.

Ia menambahkan Pemerintah Provinsi Papua sudah menunjuk 13 rumah sakit yang akan menangani para PDP COVID-19 di Papua. Rumah sakit itu tersebar di Jayapura, Biak, Merauke, Jayawijaya, Paniai, Mimika dan Nabire.

Secara terpisah Kepala Laboratorium Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan atau Litbangkes Papua, dr Antonius Oktavian M Kes menyatakan pihaknya telah ditunjuk menjadi Laboratorium Pemeriksa COVID-19 dan akan mulai memeriksa spesimen PDP COVID-19 pada pekan depan. Hal itu dinyatakan Antonius pada Rabu (18/3/2020).

Antonius menyatakan pemeriksaan spesimen PDP COVID-19 nantinya akan dilakukan oleh staf Litbangkes Papua. “Tidak ada staf dari Jakarta. Staf Balai Litbangkes Papua sudah dilatih untuk melakukan pemeriksaan COVID-19. Staf Litbangkes Papua dan 12 laboratorium jejaring lainnya sudah dilatih di Jakarta untuk melakukan pemeriksaan,” katanya.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top