Follow our news chanel

Previous
Next

Jusuf Kalla raih gelar Doktor Kehormatan dari ITB

Foto ilustrasi. - pixabay.com
Jusuf Kalla raih gelar Doktor Kehormatan dari ITB 1 i Papua
Foto ilustrasi. – pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Bandung, Senin – Institut Teknologi Bandung atau ITB menggelar Sidang Terbuka Penganugerahan Doktor Honoris Causa kepada mantan Wakil Presiden RI, M Jusuf Kalla, Senin (13/1/2020). Sidang terbuka itu digelar di Aula Barat Kampus ITB, Jalan Ganesa, Kota Bandung, Jawa Barat.

Jusuf Kalla dianugerahi Doktor HC atas inovasi dalam upaya peningkatan produktivitas sebuah sistem, baik sistem itu berupa perusahaan, institusi sektor publik, dan pemerintahan. Ketua Tim Promotor, Prof Dr Ir Abdul Hakim Halim M Sc menyatakan rekam jejak dan kearifan Jusuf Kalla itu menjadikannya layak mendapatkan gelar Doktor Kehormatan dari ITB.

“Berdasarkan karya-karya inovatif, rekam jejak, dan kearifan serta ketentuan penerima gelar Doktor Kehormatan yang tercantum dalam SK Senat Akademik ITB nomor 43/ SK/K01-SA/2003, Tim Promotor berkesimpulan, dengan penuh keyakinan, bahwa M. Jusuf Kalla sangat layak untuk mendapat gelar Doktor Kehormatan dari ITB dalam bidang Produktivitas,” kata Abdul Hakim.

Abdul Hakim menyatakan ITB memiliki kebijakan pemberian gelar Doktor Kehormatan dengan tujuan mendorong masyarakat dan bangsa Indonesia untuk berprestasi dan memberikan sumbangan pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni. Gelar doktor kehormatan itu dapat diberikan kepada seseorang yang memiiki karya nyata yang mengandung nilai inovatif atau pemikiran dan gagasan atau penelitian dan pengembangan konsep orisinal dan mendasar yang terbukti bermakna dan bermanfaat bagi masyarakat, perkembangan kebudayaan bangsa dan kemanusiaan, perkembangan ilmu pengetahuan dan atau seni.

Jusuf Kalla menjadi orang ke-14 yang menerima gelar Doktor Kehormatan dari ITB. Dalam sidang terbuka pada Senin, Kalla menyampaikan orasi ilmiah terkait “Mendorong Produktivitas, Meningkatkan Kesejahteraan Bangsa.”

“Pada kesempatan ini saya ingin berpesan kepada sivitas akademika ITB agar jangan pernah berhenti melakukan dan menebar inovasi. Anda semua adalah generasi terbaik bangsa. Anda adalah lokomotif kemajuan dimana bangsa ini berharap peran besar ITB sebagai inisiator dan motor peningkatan produktivitas,” kata Jusuf Kalla dalam pidato sambutannya.

Loading...
;

Tim promotor pada pemberian gelar Doktor Kehormatan kepada Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 itu terdiri dari Prof Dr Ir Abdul Hakim Halim, M Sc (FTI ITB), Prof Dr Ir Dradjad Irianto, M Eng (FTI ITB), Prof Dr Ir Kadarsah Suryadi, DEA (FTI ITB), Prof Ir Bermawi P Iskandar, M Sc PhD (FTI ITB), Prof Ir Hermawan Kresno Dipojono, MSEE, Ph.D. (FTI – ITB), Prof Dr Mohamad Ikhsan, SE, MA (FEB Universitas Indonesia).

Rektor ITB Prof Dr Ir Kadarsah Suryadi, DEA mengatakan, bagi ITB penganugerahan Doktor Kehormatan ini memiliki arti tersendiri, karena diberikan kepada putera terbaik bangsa yang telah mendedikasikan kehidupannya bagi kemajuan dan kesejahteraan bangsa Indonesia. Kadarsah mengemukakan bahwa Indonesia akan mendapatkan bonus demografi pada tahun 2030- 2040, dengan memiliki penduduk usia produktif (berusia 15- 64 tahun) lebih banyak dibandingkan dengan jumlah penduduk usia tidak produktif (berusia di bawah 15 tahun dan di atas 64 tahun).

Kadarsah menyatakan semua pihak harus mempersiapkan segalanya, agar usia produktif dari sebagian besar bangsa ini menjadikan Indonesia bangsa berproduktivitas tinggi. “Saya berharap agar penganugerahan gelar Doktor Kehormatan kepada Dr (HC) M Jusuf Kalla ini menjadi awal dari gerakan nasional produktivitas dalam rangka menyongsong bonus demografi,” ujarnya.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top