Kabupaten Jayapura antisipasi dampak La Nina

Papua
Infografik prakiraan musim hujan 2020-2021 - dok. BMKG Wilayah V Papua.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Pemerintah Kabupaten Jayapura membentuk tim terpadu untuk mengantisipasi dampak badai La Nina. Tim melibatkan unsur TNI, Polri, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Kantor Pencarian dan Pertolongan, lembaga swadaya masyarakat, serta komunitas pecinta lingkungan.

“Sosialisasi dan apel kesiapsiagaan telah dilaksanakan sebelumnya. Kami meminta BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) memantau perkembangan cuaca setiap saat,” kata Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, saat rapat koordinasi pembentukan tim terpadu, Senin (16/11/2020).

Badai La Nina bakal melanda kawasan Samudera Pasifik. Fenomena alam tersebut menyebabkan anomali cuaca di sejumlah daerah di Indonesia. Intensitas dan frekuensi curah hujan bakal meningkat drastis akibat penurunan suhu udara di atmosfer. Potensi banjir, tanah longsor, dan puting beliung diperkirakan juga meningkat akibat dampak La Nina.

“Kami juga meminta masyarakat mewaspadai (potensi bencana alam) pada saat memasuki pengujung tahun ini. Daerah ini pernah mengalami bencana alam (banjir bandang Sentani) pada tahun lalu, dan sekarang masih menghadapi bencana non-alam (pandemi Covid-19),” lanjut Awoitauw.

La Nina diprediksi terjadi pada bulan depan hingga Maret 2021. Namun, ada kemungkinan fenomena itu berlangsung hingga dua tahun mendatang.

“La Nina itu kebalikan daripada El Nino. El Nino menyebabkan kemarau panjang (musim kering), sedangkan La Nina mengakibatkan musim penghujan. Puncak musim penghujan diperkirakan terjadi pada Maret tahun depan,” kata Kepala BMKG Sentani Yustus Rumakiek.

Namun, dampak La Nina diperkirakan tidak berimbas ke seluruh wilayah Papua. Kondisi itu sangat dipengaruhi faktor meteorologi dan atmosfer setempat.

Loading...
;

“La Nina tidak berdampak menyeluruh di Papua. Itu bergantung kepada dominasi faktor global, regional, dan lokal setempat,” kata Kepala Subbidang Pelayanan Jasa, Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Papua Ezri Ronsumbre, bulan lalu.  (*)

 

Editor: Aries Munandar

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top