Kabupaten/kota diminta terapkan e-planning dan e-budgeting

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi – Pemerintah Provinsi Papua berharap kedepan seluruh kabupaten kota di tanah Papua bersinergi menerapkan "e-planning" dan "e-budgeting". Sebab hal ini sesuai dengan keinginan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Sofyan Djalil.

Sekretaris Daerah Papua Hery Dosinaen, mengatakan meskipun e-planning dan e-budgeting baru akan diterapkan di Indonesia pada 2018, namun pemerintah provinsi sudah bekerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Sebelum kabupaten/kota, pemerintah provinsilah yang akan duluan terapkan sistem ini," kata Hery kepada wartawan, di Jayapura belum lama ini.

Soal penerapan, ujar Hery, bulan depan Gubernur Papua Lukas Enembe akan melakukan penandatanganan MoU dengan pemerintah Kota Surabaya dalam rangka menerapkan e-planning dan e-budgeting.

"Nanti di 8-11 November 2016, pak Gubernur akan menandatangani MoU dengan Pemkot Surabaya terkait penerapan e-planning dan e-budgeting di pemerintah Papua," ucapnya.

Hery menekankan, meskipun saat ini di dalam pemerintahan Papua masih banyak yang harus dibenahi, tapi sebagai aparatur negara sudah harus siap menerapkan e-planning dan e-budgeting untuk tunjukan Papua maju.

Loading...
;

"Kami harus tunjukan, Papua maju. Apalagi dengan komitmen dari seluruh ASN, mampu menerapan e-planning dan e- budgeting," kata Hery.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Sofyan Djalil berharap "e-planning" dan "e-budgeting" dapat mulai diterapkan di Indonesia pada tahun 2018.

"Proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2017 kita perbaiki dari sebelumnya, ini adalah langkah awal melakukan e-budgeting dan e-planning," kata Sofyan Djalil.

Mantan Menko Perekonomian itu menyatakan Musrenbangnas 2016 merupakan perbaikan dari sistem yang selama ini dilaksanakan, yang dianggap masih belum optimal.

"Kita masih terus mencari format supaya acara Musrenbangnas tahun-tahun mendatang lebih efektif dan dapat menangkap semua aspirasi dari daerah," katanya.

Ia menyebutkan, untuk 2018, Bappenas merencanakan Musrenbangnas menjadi proses terakhir sebagai komitmen para kepala daerah dan menteri .

"Sedangkan diskusi akan dilakukan sepanjang tahun dan akan dicicil provinsi per provinsi dan kementerian/lembaga sehingga rumusan RKP (Rencana Kerja Pemerintah) 2018 akan lebih optimal dibanding saat ini," katanya. (*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top