TERVERIFIKASI FAKTUAL OLEH DEWAN PERS NO: 285/Terverifikasi/K/V/2018

Kainkain Karkara Byak bentuk tim hukum advokasi Bandar Antariksa LAPAN di Biak

Kainkain Karkara Byak, Papua
Sekretaris Eksekutif Kainkain Karkara Byak, Mananwir Gerad Kafiar. - Dok. Pribadi

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Nabire, Jubi – Sekretaris Eksekutif Kainkain Karkara Byak,  Mananwir Gerad Kafiar mengatakan Tim Masyarakat Adat Byak yang dibentuk Sidang Pleno Khusus Kainkain Karkara Byak akan menempuh jalur hukum untuk menghentikan proyek bandar antariksa di Kabupaten Biak Numfor, Papua. Kafiar menyatakan pihaknya telah menunjuk tim hukum untuk advokasi tersebut.

Hal itu dinyatakan Mananwir Gerad Kafiar saat dihubungi Biak, Senin (12/4/2021). “Kami telah memutuskan pengacara yang akan mendampingi Tim Masyarakat Adat Byak. [Tim pengacara itu] diketuai Gustaf Kawer, [dengan] wakil ketua Yotam Wakum, sekertaris Herman Warwe, wakil sekertaris Apolos Mamoribo, dan 46 anggota lainnya,” kata Kafiar, Senin.

Kafiar menyatakan, melalui Surat Keputusan Sekretaris Eksekutif Nomor 002/A/Z/KKB/IV/2021, Kainkain Karkara Byak telah memutuskan menolak pembangunan bandar antariksa di Biak. Kafiar menyatakan upaya untuk menghentikan proyek Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) itu akan dilakukan dengan advokasi litigasi dan non litigasi.

“Demi menyukseskan program Kainkain Karkara Byak tentang perlindungan dan kemajuan hak masyarakat adat Biak, di mana akan [dibangun] bandar antariksa, maka dipandang perlu diangkat tim advokasi masyarakat Biak terkait pembangunan bandar antariksa itu,” katanya.

Baca juga: Polemik Bandar Antariksa LAPAN, Kainkain Karkara Byak berhentikan Yoseph Korwa

Kafiar mengatakan, pihaknya telah menerbitkan surat keputusan Sekretaris Eksekutif Kainkain Karkara Byak untuk menolak rencana pembangunan bandar antariksa itu, dan melakukan advokasi. “Kami melakukan jalur advokasi sesuai resolusi Perserikatan Bangsa-bangsa terkait dengan hak masyarakat adat se-dunia. Juga sesuai dengan Statuta Kainkain Karkara Byak, hasil Musyawarah Besar II [pada] tanggal 5 – 8 Desember 2017, dan hasil Sidang IV Kainkain Karkara Byak tahun 2020 di Distrik Biak Timur, Kampung Anggopi,” katanya.

Rencana itu juga telah dikuatnya dengan hasil Sidang Pleno Khusus Kainkain Karkara Byak pada pekan lalu. “Sehingga hari ini secara sah dan resmi kami memutuskan dan menetapkan surat keputusan itu. Kami mengangkat dan mengesahkan tim advokasi masyarakat ada Byak [atas rencana] pembangunan bandar antariksa di Biak,” katanya.

Kafiar menyatakan pihaknya mengamanahkan kepada tim advokasi untuk melaksanakan semua langkah litigasi dan non litigasi untuk melindungi kepentingan masyarakat adat Biak terkait rencana LAPAN membangun Bandar Antariksa Biak.

Baca juga: Soal proyek bandar antariksa Biak, pemerintah diminta membuka diri

“Tim bertanggung jawab terhadap Sekretaris Eksekutif Kainkain Karkara Byak dengan memberikan laporan tertulis dan tidak tertulis tentang seluruh kegiatan yang dilakukan. Tim dapat melakukan kemitraan [dengan] berbagai pihak untuk melindungi dan memajukan pemenuhan hak masyarakat Biak,” katanya.

Advokat Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Kyadawun di Biak, Imanuel Rumayom mengingatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah dan para pihak terkait agar memastikan masyarakat adat tidak dirugikan proyek pembangunan Bandar Antariksa Biak. Rumayom menyatakan pembangunan bandar antariksa itu tidak ada gunanya jika merugikan masyarakat adat di Biak, atau merampas tanah ulayat masyarakat adat setempat.

“Pemerintah pusat tidak bisa langsung menyatakan akan membangun Bandar Antariksa di Biak. Di situ ada hak ulayat, ada masyarakat adat, dan keputusan [untuk membangun bandar antariksa] mesti melibatkan semua pihak,” kata Rumayom.

Menurutnya, keputusan untuk membangun bandar antariksa juga harus melibatkan pihak gereja, tokoh adat, dan masyarakat di Biak,  agar menjadi kesepakatan bersama. “Bukan soal tolak atau terima, akan tetapi buatlah kajian yang benar-benar komperhensif, dan pada akhirnya nanti diputuskan,” ujarnya. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us