Follow our news chanel

Kajari Jaksel jamu dua jenderal kasus Djoko Tjandra, Ombudsman : ini tidak profesional

ilustrasi topi polri papua
ILustrasi - IST

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Tindakan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Selatan Anang Supriatna dalam peristiwa jamuan makan untuk dua jenderal polisi tersangka kasus red notice Djoko Tjandra menunjukkan kerja yang tidak profesional.

“Menurut saya ini tidak profesional, karena sebagai seorang Kajari sekaligus JPU (Jaksa Penuntut Umum), tentu harus menjaga jarak, memberi perlakukan yang sama tersangka” kata anggota Ombudsman RI, Adrianus Meliala, Senin (19/10/2020).

Baca juga : Jaksa Pinangki akhirnya jadi tersangka kasus suap Djoko Tjandra

Suami Jaksa terjerat kasus Djoko Tjandra ternyata perwira polisi

Tak hanya para jenderal polisi, Jaksa ini dicopot terkait Djoko Tjandra

Ia memperkirakan, ada aturan yang melarang interaksi yang terlalu dekat antara Jaksa dengan seorang tersangka. “Mengenai konflik kepentingan, mengenai perilaku yang tidak standar, perilaku yang bersifat menganakemaskan, yang nanti berlanjut pada hal-hal lain,” kata Meliala menambahkan.

Loading...
;

Ombudsman membuka kemungkinan untuk mendalami adanya dugaan maladministrasi terhadap peristiwa itu tanpa menunggu adanya laporan dari masyarakat. “Minimal dengan statement ini kemudian kami akan follow up. Kebetulan kami juga nanti rapat hari ini, agar kemungkinan kami juga follow up,” kata Meliala menegaskan.

Tercatat jamuan makan terhadap dua jenderal polisi, Brigjen Prasetijo Utomo dan Irjen Napoleon Bonaparte, yang terjerat kasus korupsi Red Notice Djoko Tjandra terkuak melalui pengacara Petrus Bala Pattyona yang merupakan pengacara Brigjen Prasetijo Utomo.

Kajari Jaksel Anang Supriatna mengklaim jamuan itu sudah sesuai prosedur. Ia menjelaskan pemberian makan siang terhadap para saksi dan tersangka yang tengah diperiksa merupakan bagian dari pelayanan publik di Kejari Jakarta Selatan.

“Itu bagian dari layanan publik. Prosedur kita seperti itu dan ada anggarannya sendiri untuk itu [memberikan makan siang]. Di KPK, di Kejaksaan Agung sama seperti itu juga,” kata Anang. (*)

CNN Indonesia

Editor : Edi Faisol

 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top