Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Kamboja rawat pasien corona seorang bayi asal Prancis

Ilustrasi Seorang perempuan positif 2019-nCoV mengacungkan kedua jarinya sambil menggendong bayi yang dilahirkannya di Rumah Sakit Umum Kota Harbin, Provinsi Heilongjiang, Tiongkok, Senin (3/2/2020) – Jubi/ANTARA/HO-People/mii
Kamboja rawat pasien corona seorang bayi asal Prancis 1 i Papua
Ilustrasi, perempuan positif 2019-nCoV mengacungkan kedua jarinya sambil menggendong bayi yang dilahirkannya di Rumah Sakit Umum Kota Harbin, Provinsi Heilongjiang, Tiongkok,  Jubi/ANTARA/HO-People/mii

Bayi tersebut merupakan anak dari pria berkewarganegaraan Prancis yang melakukan perjalanan dari Paris menuju Phnom Penh melalui Singapura.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Phnom Penh, Jubi – Kamboja melaporkan empat kasus baru infeksi virus corona, termasuk seorang bayi empat bulan asal Prancis dan dua orang yang menghadiri acara keagamaan di Malaysia. Kementerian Kesehatan Kamboja, minggu, (15/3/2020) mengatakan bayi tersebut merupakan anak dari pria berkewarganegaraan Prancis yang melakukan perjalanan dari Paris menuju Phnom Penh melalui Singapura.

Bayi itu terbukti positif tertular virus corona pada Minggu pagi, kementerian melaporkan. Meski sang ibu dinyatakan negatif Covid-19. Seorang pria Kamboja yang kembali dari Prancis dan dua orang lainnya yang usai mengikuti konferensi Islam di Malaysia juga terbukti positif corona, hal itu menambah jumlah total kasus di negara tersebut menjadi 12.

Baca juga : Antisipasi corona, ini kebijakan Wali Kota New York

Untuk pertama kalinya pelaut AS dari kapal perang terinfeksi corona

Tiga pekerja positif corona, Ford tutup pabrik di Spanyol

Loading...
;

Perdana Menteri Hun Sen memerintahkan warganya agar tidak bepergian ke Eropa, Amerika Serikat dan Iran sebagai bagian upaya pemerintah untuk mengekang penyebaran virus, yang pertama kali muncul di China tengah pada akhir tahun lalu dan telah mengganas ke seluruh dunia.

Ia juga menginstruksikan siapa pun yang kembali dari Eropa, AS dan Iran agar menjalani karantina selama 14 hari setibanya di Kamboja.

Perjalanan tujuan China, yang mencatat lebih dari 80 ribu kasus infeksi dengan jumlah kematian paling banyak secara global, telah dibatasi. (*)

Editor : Edi Faisol

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top