HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Kampung Buti telah miliki kantor sendiri

Kantor Kampung Buti yang beralamat di Jalan Arafura – Jubi/Frans L Kobun
Kampung Buti telah miliki kantor sendiri 1 i Papua
Kantor Kampung Buti yang beralamat di Jalan Arafura – Jubi/Frans L Kobun

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Merauke, Jubi – Meskipun masih kontrak, namun Kampung Buti, Distrik Merauke yang berada dalam wilayah kota, telah memiliki kantor sendiri. Dengan demikian,  roda pemerintahan maupun pelayanan terhadap masyarakat segera dijalankan dalam waktu dekat.

Kepada Jubi, Jumat (29/3/2019), Kepala Kampung Buti, Junaidy Sarendo Gebze, mengatakan saat ini masih dilakukan rehab untuk beberapa ruangan di dalam kantor supaya pelayanan belum bisa dijalankan.

Kampung Buti telah miliki kantor sendiri 2 i Papua

“Saya memastikan pelayanan segera berjalan, setelah  renovasi selesai dilaksanakan,” ungkapnya.

Dikatakan, beberapa waktu lalu, ia bersama beberapa perwakilan masyarakat termasuk penggagas Kampung Buti, Burhanudin Zein, melakukan pertemuan bersama Kepala Badan Pemerintahan Kampung dan Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Merauke, Albert Rapami.

Dari pertemuan tersebut, demikian Junaidy, disepakati untuk dicairkan dana silpa Kampung Buti senilai Rp 43 juta lebih. Dana dimaksud, digunakan untuk mengontrak bangunan kantor kampung, operasional, serta beberapa kegiatan lain.

Nantinya, lanjut dia, pencairan dana akan dilakukan lagi, setelah dana Rp 43 juta lebih itu dibuatkan laporan pertanggungjawaban terlebih dahulu.

Loading...
;

“Memang dana untuk Kampung Buti senilai Rp 4 miliar lebih untuk beberapa tahun terakhir. Selama ini belum dicairkan, karena belum ada kegiatan maupun pelayanan terhadap masyarakat,” katanya.

Dia berjanji kedepan ketika dana dicairkan secara bertahap nanti, lebih banyak dimanfaatkan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat Marind-Buti. Juga bidang pendidikan maupun kesehatan.

“Saya mempunyai program khusus dalam bidang pendidikan. Di mana dana sebagian dialokasikan untuk membiayai anak-anak Buti yang masih sekolah baik di jenjang pendidikan SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi,” ungkapnya.

Ditambahkan, struktur pemerintahan di kampung juga telah terbentuk. Selain kepala kampung, juga Sekretaris, Filadelfius P Ndiken, Kaur TU dan Umum, Yanuaria Yaterop, Kaur Keuangan, Everista Gebze, Kaur Perencanaan, Maria F Gebze, Kasie Pemerintahan, Agustinus A Gebze, Kasie Kesejahteraan, Wilhelmina Kaize dan Kasie Pelayanan, Yulius R Mahuze.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Merauke, Hendrikus Hengky Ndiken, menegaskan dari waktu ke waktu, dirinya terus bersuara agar Kampung Buti memiliki kantor sendiri. Karena kepala kampungnya telah dilantik sejak tahun 2016 silam.

“Ya, usaha dan perjuangan telah membuahkan hasil. Kini Kampung Buti telah memiliki kantor sendiri meskipun masih kontrak,” katanya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top