HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Kantor Klasis GKII Gome di Puncak, Papua, tampung 800 pengungsi

Foto ilustrasi - pixabay.com
Foto ilustrasi – pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi โ€“ Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Puncak, Yanes Murib membenarkan adanya penyisiran dan pengejaran kelompok bersenjaga oleh aparat keamanan di Kampung Mitimaga, Tegelobak,ย dan Kelanungin di Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Papua. Kepala Distrik Gome Nius Tabuni menyatakan jumlah pengungsi di Kantor Klasis Gereja Kemah Injil Indonesia Gome di Kampung Yenggernok telah mencapai 800 orang.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Puncak, Yanes Murib menyatakan ia telah menerima laporan adanya aparat keamanan yang menyisir dan mengejar kelompok bersenjata yang dipimpin Goliat Tabuni dan Anton Tabuni sejak Sabtu (24/8/2019) lalu. Ia juga menerima laporan sejumlah 20 honai di Tegelobak, Mitimaga, Kelanungin terbakar pada Sabtu.

Yanes Murib mengatakan hingga Senin (26/8/2019) aparat keamanan masih melakukan menyisir Distrik Gome. “Sesuai dengan informasi yang saya dapatkan dari lapangan, [situasi] di distrik lain aman. [Penyisiran aparat keamanan] hanya di Gome, tiga kampung itu. Masyarakatnya sedang mengungsi ke Kampung Yenggernok. Sebagian masyarakat mengungsi ke hutan dan distrik tetangga,” katanya kepada Jubi melalui sambungan selulernya, Senin.

Yanes Murib menyatakan sebagian besar pengungsi di Kampung Yenggernok ditampung di Kantor Klasis Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Gome. “Kebanyakan ibu-ibu dan anak-anak. Sementara ini mereka ditampung di halaman Kantor Klasis GKII Gome,” katanya.

Yanes meminta aparat keamanan maupun kelompok bersenjata tidak melakukan perlakuan yang tidak adil kepada warga sipil di Gome. “[Semua pihak] wajib melindungi masyarakat, jangan sampai ada korban berlebihan. Apalagi masyarakat kecil yang tidak tahu menahu tentang [konflik bersenjata di antara mereka],” kata Yanes.

Kepala Distrik Gome, Nius Tabuni menyatakan jumlah pengungsi di Kantor Klasis Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Gome di Kampung Yenggernok telah mencapai 800 orang. “Jumlah pengungsi yang kami data secara kasar 800 jiwa. Ada penambahan pengungsi dari Kampung kelaningin dan Kampung Upaga pada Senin, sejumlah delapan orang,” kata Nius Tabuni.

Loading...
;

Menurut Nius Tabuni, pada Minggu dan Senin pihaknya mendirikan tiga tenda darurat bagi para pengungsi. “Pemerintah melalui Dinas Sosial Kabupaten Puncak telah membantu masyarakat dengan memberikan beras, kopi, gula susu, dan terpal untuk membangun tenda dan pondok darurat bagi pengungsi,” katanya.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa