Follow our news chanel

Previous
Next

Kapal perang AS bersiaga dekat Taiwan jelang pelantikan Tsai Ing-wen

Papua
Ilustrasi, pixabay.com
Kapal perang AS bersiaga dekat Taiwan jelang pelantikan Tsai Ing-wen 1 i Papua
Ilustrasi, pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Taipei, Jubi – Angkatan laut Amerika Serikat telah menyiagakan kapal perang yang dilengkapi rudal di Selat Taiwan. Kebijakan itu dilakukan  sepekan menjelang pelantikan pemimpin Taiwan, Tsai Ing-wen, untuk jabatan periode kedua–di tengah ketegangan dengan pemerintah China.

Dalam sebuah pernyataan yang diunggah di akun Facebook resminya, Armada Pasifik AS (The U.S. Pacific Fleet) menyebut kapal perang USS McCampbell telah transit  pada Rabu (13/5/2020) di perairan yang memisahkan daratan Taiwan dan China.

Baca juga : Untuk pertama kalinya pelaut AS dari kapal perang terinfeksi corona

Lindungi kapal barang, Jepang akan kirim kapal perang ke Timur Tengah

Kapal perang Kanada kembali lewati selat sensitif

Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan bahwa kapal tersebut berlayar ke wilayah selatan dalam “misi biasa” dan akan terus berlayar ke arah sana.

Loading...
;

Hubungan China, yang mengakui Taiwan sebagai bagian dari wilayah negaranya, dengan AS memburuk setelah pemerintahan Presiden Donald Trump menunjukkan dukungan untuk Taiwan, misalnya dengan meningkatkan penjualan senjata.

Selisih pendapat terkait pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini juga memperparah hubungan kedua negara.

AS maupun China meningkatkan aktivitas militer di sekitar Taiwan dalam beberapa bulan terakhir, termasuk latihan angkatan udara China dan pelayaran kapal AS.

Otoritas Taiwan menyatakan latihan China itu sebagai upaya intimidasi,. Otoritas juga mengingatkan pemerintah China agar berfokus pada upaya penanganan wabah virus corona daripada menggertak Taiwan.

Pada Jumat pekan lalu, Taiwan menyebut pesawat Y-8 milik pasukan udara China melintasi Zona Identifikasi Pertahanan Udara Taiwan, yang kemudian membuat Taiwan menerbangkan jet sebagai peringatan agar pesawat itu pergi dari wilayahnya.

China memang mengoperasikan Y-8 sebagai pesawat pengangkut sekaligus pembawa peringatan dan sebagai pesawat perang elektronika. (*)

Edidtor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top