HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Kapal pesiar asal Belgia urung bersandar karena dugaan Covid-19

Ilustrasi Kapal Pesiar di Vanuatu. - RNZI/AFP
Kapal pesiar asal Belgia urung bersandar karena dugaan Covid-19 1 i Papua
Ilustrasi Kapal Pesiar di Vanuatu. – RNZI/AFP

Saat ini ada tim dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Tanjung Emas yang sudah diberangkatkan untuk mengecek kondisi penumpang kapal tersebut.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Semarang, Jubi – Kapal pesiar berbendera Norwegia, Viking Sun, urung bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, karena diduga penumpang kapal tersebut yang tertular Covid-19.

Kapal pesiar asal Belgia urung bersandar karena dugaan Covid-19 2 i Papua

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Mochamad Abdul Hakam mengatakan saat ini ada tim dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Tanjung Emas yang sudah diberangkatkan untuk mengecek kondisi penumpang kapal tersebut.

Menurut Hakam, pemeriksaan membutuhkan waktu sekitar 4 hingga 5 jam untuk penumpang sebanyak itu. “Pemeriksaannya harus detail. Khawatir kalau ada sesuatu yang tidak sesuai,” kata Hakam, Kamis, (5/3/2020).

Baca juga : Nabire butuh dana talangan untuk antisipasi penyebaran corona

Dampak ancaman Corona, harga masker di Sorong ikut melambung

Sekolah di Jakarta selatan liburkan siswa terkait corona

Sementara di darat, sudah disiapkan tim jika sewaktu-waktu ada penumpang yang harus diturunkan dan membutuhkan pertolongan. Ia menjelaskan jika ditemukan ada penumpang yang dalam status pengawasan, maka seluruh penumpang tidak akan diizinkan turun.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Komisaris Samsu Wirman, mengatakan saat ini kapal yang mengangkut sekitat 1.600 penumpang tersebut masih berada di 1,5 mil laut dari pelabuhan.

“Kapolrestabes memerintahkan untuk disampaikan ke otoritas pelabuhan agar tidak mengizinkan kapal bersandar,” kata Wirman. (*)

Editor : Edi Faisol

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pengumuman Lagu
"Tanah Papua"

Sehubungan dengan akan dilakukannya pendaftaran lagu “Tanah Papua” yang diciptakan oleh Bapak Yance Rumbino pada Direktorat kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, untuk itu disampaikan kepada seluruh pihak masyarakat yang mengklaim sebagai pencipta lagu “Tanah Papua”, diberi kesempatan untuk mengajukan klaim atau sanggahan lagu tersebut.