Follow our news chanel

Previous
Next

Kapolda Papua minta Wabup Nduga tak memperkeruh situasi

Kapolda, Papua,
Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw - Jubi/Alex
Kapolda Papua minta Wabup Nduga tak memperkeruh situasi 1 i Papua
Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw – Jubi/Alex

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua Irjen Paulus Waterpauw meminta Wakil Bupati (Wabup) Nduga, Wentius Nemiangge, tidak memperkeruh situasi yang terjadi di daerahnya dengan mengeluarkan statement akan melakukan suaka jika pemerintah pusat tidak menarik pasukan non organik.

“Aparat hadir itu karena adanya masalah. Semua itu bermula dari tewasnya belasan karyawan Istaka Karya  yang belum terungkap sampai sekarang, bahkan empat orang yang hilang belum ditemukan. Ini yang menjadi atensi bersama personil kepolisian untuk melakukan penegakkan hukum,” kata Kapolda Paulus Waterpauw, di Jayapura, Kamis (27/2/2020).

Untuk menyelesaikan persoalan di Nduga, ujar ia, seharusnya pemerintah setempat bisa membantu aparat keamanan (Polri/TNI) yang bertugas di sana, bukan malah membawa kerana politik. Karena yang menjadi korban bukan hanya masyarakat, tetapi juga aparat keamanan kerap kali diserang oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).

“Selama mereka (KBB) masih ada di Nduga, Kepolisian tetap akan ada untuk melakukan penegakkan hukum. Karena yang berhak memiliki dan menggunakan senjata api itu hanya Polri dan TNI serta beberapa satuan dalam lingkup terbatas,”.

“Yang lain itu tidak boleh, apalagi dengan leluasa kayak sekarang, jelas kami tidak bisa mentolelir itu. Kami akan tindak tegas itu,”.

“Kalau mau minta kesadaran, mintalah kesadaran kelompok-kelompok itu dulu buat apa pegang senjata, kembalikan kepada kami. Selama kelompok itu masih memegang, mereka menakuti nakuti dan diam-diam menekan masyarakatnya sehingga memilih mengungsi. Trus mau salahkan siapa?,” ujarnya.

Loading...
;

Soal permintaan Wabup Nduga untuk menarik aparat non organik, kata ia, siapa yang mau menjamin, menjaga, dan melindungi masyarakat dari kekerasan-kekerasan jika aparat keamanan tidak ada di Nduga.

“Mampu tidak dia selesaikan ketika terjadi perang suku atau perkelahian antar masyarakat. Tugas Polri ya itu, kok malah minta ditarik,”.

“Pemerintah dan negara sedang membangun Papua, ini yang kami mau jaga. Saya harap pak wakil bupati tidak memikirkan hal-hal itu, silakan jaga masyarakat,” tutupnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Rabu (26/2/2020) telah terjadi kontak tembak antara anggota yang berjaga di pos tower Yonif PR 330 dengan KKB yang diduga pimpinan Egianus Kogoya di Kampung Koteka, Kabupaten Nduga pada pukul 11.40 waktu Papua.

Akibat kontak tembak tersebut, salah satu anggota Satgas Elang/Satpor Brimob Kelapa Dua atas nama Brigadir Junaidi mengalami luka tembak dibagian dada kanan tembus punggung kanan dan dua warga atas nama Yosman Wasiangge yang alami luka tembak di punggung kanan bagian bawah, serta Waslina Tabuni yang terkena peluru di bagian leher kiri. (*)

Editor: Dewi Wulandari 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top