Follow our news chanel

Previous
Next

Kapolda Papua sebut tak ada ampun bagi anggota terlibat penjualan amunisi

Ilustrasi anggota kepolisian. -Jubi/Frans
Kapolda Papua sebut tak ada ampun bagi anggota terlibat penjualan amunisi 1 i Papua
Ilustrasi anggota kepolisian. -Jubi/Frans

Polres bersama Kodim 1710 Mimika terus menyelidiki asal-usul puluhan amunisi dan pelontar aktif yang ditemukan di tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Distrik Iwaka.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Timika, Jubi – Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw, menyatakan tak ada ampun bagi anggota kepolisian yang terlibat menjual amunisi. Ia mengingatkan anggotanya agar tidak terjerumus kasus jual-beli amunisi maupun senjata api dengan jaringan kelompok bersenjata.

“Saya berharap anggota kita tidak memanfaatkan ruang kosong ini untuk kemudian memperjual-belikan amunisi dan lain sebagainya,” kata Paulus saat kunjungan ke Timika, Senin, (13/1/2020).

Baca juga : Langkah Polda Papua mencegah penyalahgunaan senjata api tepat

Polda Papua berupaya cegah penyalahgunaan senjata api oleh polisi

Dua Belas Senjata Api Ditarik dari Anggota Polda Papua Barat

Loading...
;

Ia menegaskan tak ada kata maaf jika ada anggota  kepolisian yang terindikasi dan bisa dibuktikan terlibat penjualan senjata dan aminusi ke pihak luar.

“Pasti kita akan pecat dengan tidak hormat dan kita proses hukum. Itu pasti,” kata Paulus menambahkan.

Paulus meyakini sebagian besar anggota Polri yang bertugas di Papua memiliki integritas dan loyalitas yang tinggi, meski tak dipungkiri ada kemungkinan terdapat satu-dua oknum yang melakukan perilaku menyimpang.

Menurut Paulus, saat ini Polres bersama Kodim 1710 Mimika terus menyelidiki asal-usul puluhan amunisi dan pelontar aktif yang ditemukan di tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Distrik Iwaka, pada awal Januari 2020.

Kapolres Mimika AKB I Gusti Era Adhinata, mengatakan puluhan amunisi dan pelontar aktif jelas milik TNI dan Polri. “”Dari mana asal-usulnya, itu yang sementara ini kami selidiki sama-sama. Dari situ akan terungkap, siapa oknum yang mengeluarkannya dari gudang senjata,” kata AKBP Era Adhinata.

Tim Khusus Polres Mimika dan Brimob Batalyon B Polda Papua telah meminta keterangan sejumlah saksi, antara lain pengemudi truk sampah Pemkab Mimika yang disinyalir mengangkut muatan amunisi bersama sampah rumah tangga untuk dibuang ke TPA Iwaka serta operator alat berat yang bertugas di TPA sampah Iwaka.

Tercatat puluhan amunisi bersama pelontar aktif itu pertama kali ditemukan oleh Hendra 17 tahun, operator alat berat di lokasi TPA sampah Distrik Iwaka pada akhir tahun 2019. (*)
Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top