Follow our news chanel

Previous
Next

Karyawan RSUD di Madura ini positif Covid-19

Ilustrasi, seorang tenaga medis menggunakan alat pelindung diri (APD) – Jubi/HiTech.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Pamekasan, Jubi – Terdapat 10 karyawan RSUD Syamrabu Kabupaten Bangkalan, Provinsi Jawa Timur positif Covid-19. Hal itu menjadikan pengelola rumah sakit  membatasi waktu kunjungan masyarakat.

“Soal pelayanan (jam besuk) dibatasi. Tenaga medis yang terkonfirmasi corona, sudah diamankan (diisolasi),” kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Agus Sugianto Zain, Kamis (17/9/2020) tadi malam.

Baca juga : Dua pasien positif Covid-19 di Merauke, salah satunya tenaga medis 

21 tenaga medis terpapar Korona, RSUD Biak tutup pelayanan rawat jalan 

Ratusan pegawai rumah sakit ini terinfeksi Covid-19, dua di antaranya meninggal

Di antara sepuluh karyawan yang positif Covid-19, ada yang berprofesi sebagai staf dan tenaga harian. Ia memastikan semua penanganan isolasi mengikuti protokol penangangan Covid-19.

Loading...
;

“Klasternya ikut klaster tenaga medis. Karena memang sebelumnya ada medis yang terkonfirmasi corona,” kata Zain menambahkan.

Kepala Gugus Tugas Covid-19 RSUD Syamrabu Bangkalan, Catur Budi mengungkapkan asal mula 10 karyawan terkonfirmasi positif yakni dari rapid test massal yang digelar rumah sakit. Kemudian karyawan yang diketahui reaktif dilanjutkan ke tes swab.

“Direktur kapan hari memang melaksanakan swab untuk semua karyawan, kebetulan ada yang sakit. Setelah di-swab, ternyata sudah ada yang positif,” kata Catur.

Catur memastikan akan meniadakan jam kunjungan ke rumah sakit jika masyarakat memaksakan diri kunjungan tanpa mengikuti  saran pengelola rumah sakit.

“Namun untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, rumah sakit meniadakan jam besuk,” kata Catur menegaskan.

Menurut dia, jika dipaksa dibuka rumah sakit sulit mengontrol masyarakat karena ada potensi berkerumun. “Akhinya pihak rumah sakit membuat keputusan untuk tidak memberlakukan jam besuk pasien, ini untuk menghindari kerumunan,” katanya. (*)

CNN Indonesia

Editor  : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top